Pentingnya Membangun Kebiasaan Mengatur Uang dengan Baik

Mayoritas masyarakat baik di Indonesia maupun negara lain manapun tidak mampu mengatur uang. Mereka merasa sulit untuk menahan keinginan untuk membelanjakan penghasilan. Padahal jika terus menerus dilakukan, kebiasaan boros akan berujung pada gaya hidup yang terlalu tinggi.

Mengatur keuangan sering kali menggunakan disarankan untuk menggunakan sistem budgeting bagi pemula. Sistem ini memang sangat sulit dilakukan di awal namun akan sangat efektif begitu menjadi kebiasaan. Itulah pentingnya pembentukan habit dalam mengatur keuangan yang sehat.

Manfaat Membentuk Habit Mengatur Uang Sejak Dini

Meskipun sulit untuk memulai, kebiasaan mengatur uang dengan baik yang sudah terbentuk akan memberikan manfaat yang sangat luar biasa. Berikut manfaat-manfaat utama yang akan kita dapatnya dengan terbentuknya habit mengelola keuangan.

Baca Juga: 6 Instrumen Investasi dengan Kelebihan dan Kekurangannya

1. Meningkatkan Kualitas Hidup

Dengan terbentuknya kebiasaan ini, anda juga terbiasa dengan gaya hidup yang lebih stabil. Peningkatan gaya hidup secara tiba-tiba tidak sehat bagi kesehatan finansial dan mental, apalagi jika di kondisi tertentu mungkin saja akan dipaksa menurunkan gaya hidup secara signifikan.

Peningkatan gaya hidup sedikit demi sedikit merupakan salah satu tanda stabilitas finansial sekaligus bentuk progress dari pencapaian dalam hidup. Tentunya, peningkatan gaya hidup harus selalu terkontrol dan terukur sesuai dengan perencanaan keuangan jangka panjang.

2. Memiliki Aset Produktif yang Terus Tumbuh

Mengatur kebiasaan mengatur keuangan yang disertai dengan literasi keuangan membuat anda lebih paham bagaimana cara mengatur harta yang anda miliki. Pengetahuan ini memberikan anda gambaran tentang apa saja aset produktif yang bisa anda dapatkan.

Anda bisa lebih fokus pada aset produktif yang menghasilkan cashflow untuk meningkatkan pertumbuhan aset anda. Selain itu, anda juga bisa menghindari membeli liabilitas berkedok aset yang justru menguras kantong.

3. Keamanan dan Kebebasan Finansial

Kebiasaan anda mengatur keuangan memungkinkan anda memahami dan mengembangkan aset produktif serta terjaganya gaya hidup dalam jangkauan anda. Dengan begitu, kekhawatiran anda terhadap permasalahan keuangan akan menurun secara signifikan. Hal ini dapat membuat anda hidup dengan lebih tenang dan tidak mudah stres.

Selain kemanan finasial, pada titik tertentu anda juga bisa mencapai kebebasan financial. Kebebasan financial adalah titik dimana penghasilan dari investasi anda cukup untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup anda sehingga anda memiliki pilihan tetap bekerja atau pensiun.

Baca Juga: Apa itu Financial Independence, Retire Early (FIRE)?

Tips Membangun Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Sehat

Untuk mendapat manfaat-manfaat atas kebiasaan tersebut, anda perlu membangun kebiasaan ini. Membentuk kebiasaan mengatur keuangan yang baik membutuhkan waktu dan usaha, namun hal tersebut sangat memungkinkan untuk dilakukan. Berikut tips-tips untuk membentuk kebiasaan mengatur keuangan dengan baik.

1. Buatlah Anggaran

Penganggaran sangat efektif bagi pemula. Buatlah sistem budgeting yang minimal mencakup tiga sektor utama, yaitu kebutuhan pokok, kebutuhan lain, dan menabung/investasi. Dengan mempraktekkan anggaran secara disiplin, lama-lama kebiasaan ini akan terbentuk.

2. Siapkan Dana Darurat

Emergency fund (dana darurat) merupakan salah satu dana yang penting yang harus tersedia. Dana darurat berfungsi untuk kebutuhan darurat. Tujuannya, ketika ada kebutuhan mendesak, anda tidak perlu berhutang dengan bunga besar atau menjual barang yang anda butuhkan, dimana hal ini akan menghambat anda dalam membentuk kebiasaan baik dalam mengelola keuangan.

Tidak ada patokan khusus mengenai besaran dana darurat, tergantung dari kebutuhan dan tujuan utama. Jika dana darurat yang anda siapkan bertujuan untuk berjaga-jaga jika terjadi PHK, maka tentukan besarannya berdasarkan berapa besar kebutuhan bulanan dikalikan dengan jumlah bulan yang anda butuhkan untuk mendapatkan pekerjaan baru.

Yang perlu diingat, dana darurat harus disimpan dalam bentuk yang likuid, yaitu mudah dan cepat dicairkan serta aman. Bentuk likuid yang umum digunakan adalah tabungan bank atau RDPU (reksadana pasar uang).

Baca Juga: Langkah untuk Mencapai Kebebasan Finansial

3. Pay Yourself First

Pay yourselft first. Gunakan penghasilan untuk dirimu sendiri di masa depan sebelum membelanjakannya. Ambil sebagian dari gaji atau penghasilan di awal untuk ditabung atau diinvestasikan yang tujuannya adalah untuk anda sendiri di masa depan.

4. Kurangi dan Kelola Utang

Sebenarnya, utang adalah salah satu tools untuk membangun kekayaan. Akan tetapi, utang juga seperti pedang bermata dua, khususnya bagi pemula di bidang keuangan. Terjebak terlalu dalam pada lingkaran utang membuat anda kesulitan mengalokasikan anggaran anda.

Jangan terlalu sering berhutang. Hanya gunakan utang untuk aset yang produktif, itu pun dengan perhitungan yang baik dan pertimbangan yang matang. Jangan pernah berhutang untuk hal konsumtif.

5. Investasi dan Terus Belajar

Kini, istilah “menabung” sudah tidak relevan di masa sekarang. Nilai uang terus menurun tergerus oleh inflasi. Pada dasarnya, uang kertas jaman sekarang (fiat currency) tidak memiliki nilai (value) nyata. Uang tidak bernilai sampai uang tersebut dibelanjakan. Oleh karena itu, investasi sangat penting untuk sekedar mempertahankan kekayaan atau mengembangkannya.

Percaya atau tidak, financial literacy untuk masyarakat kelas menengah sangat rendah. Itulah salah satu faktor terbesar dimana yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Jangan pernah berhenti belajar tentang keuangan dan investasi untuk tetap relevan terhadap perkembangan jaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *