Analisis Saham dengan Metode Kuantitatif, Kualitatif, dan Terpadu

Dalam menilai suatu saham perusahaan, digunakan beberapa metode dan pendekatan. Sering kita mendengar analisis fundamental dan analisis teknikal dalam menilai saham. Apa sih analisis tersebut? Bagaimana cara analisa saham?

Pada dasarnya, baik analisis fundamental maupun teknikal termasuk dalam metode analisis kuantitatif. Sedangakan metode umum dalam menilai saham terbagi menjadi tiga, diantaranya yaitu metode analisis kuantitatif, kualitatif, dan terpadu.

Metode Analisis Saham

Dalam setiap metode, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, manfaat, dan risiko yang terkait dengan pemilihan sumber daya yang tersedia. Menggunakan pendekatan ketiga metode analisis memberikan penilaian yang lebih akurat.

1. Metode Analisis Kuantitatif

Analisis kuantitatif saham adalah metode yang menggunakan data statistik dan matematika untuk menilai dan mengevaluasi saham. Analisis ini biasanya dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak komputer yang mampu memproses data secara cepat dan akurat. Tujuan dari analisis kuantitatif saham adalah untuk memprediksi pergerakan harga saham di masa yang akan datang dan untuk mengidentifikasi peluang investasi yang potensial.

Beberapa contoh metode analisis kuantitatif saham yang sering digunakan adalah analisis fundamental, analisis teknikal, dan analisis rasio keuangan. Analisis fundamental menilai saham berdasarkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan analisis teknikal menilai saham berdasarkan pola harga dan volume perdagangan saham. Analisis rasio keuangan menilai saham dengan menggunakan rasio-rasio keuangan seperti rasio harga terhadap laba, rasio utang terhadap ekuitas, dan rasio likuiditas.

Baca Juga: Memilih Saham: Analisa Fundamental vs Analisa Teknikal

2. Metode Analisis Kualitatif

Analisis kualitatif saham adalah metode yang menggunakan pendekatan yang lebih subyektif untuk menilai dan mengevaluasi saham. Analisis ini biasanya dilakukan dengan menggunakan informasi yang tidak dapat diukur secara langsung, seperti opini para ahli, tren industri, dan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi harga saham. Analisis kualitatif saham sering digunakan untuk mengidentifikasi peluang investasi yang tidak tercermin dalam data statistik.

Beberapa contoh metode analisis kualitatif saham yang sering digunakan adalah analisis Porter, analisis SWOT, dan analisis pertumbuhan. Analisis Porter menilai saham dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi keunggulan kompetitif perusahaan, seperti tingkat persaingan, tingkat kegiatan perusahaan, dan kekuatan pemasok. Analisis SWOT menilai saham dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang merupakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Analisis pertumbuhan menilai saham dengan mempertimbangkan pertumbuhan pendapatan perusahaan di masa lalu dan perkiraan pertumbuhan di masa yang akan datang.

3. Metode Analisis Terpadu

Analisis terpadu saham adalah metode yang menggunakan kombinasi dari analisis kuantitatif dan analisis kualitatif untuk menilai dan mengevaluasi saham. Analisis ini biasanya dilakukan dengan mengumpulkan dan mengolah data statistik dan informasi subyektif yang tersedia, kemudian menggabungkannya untuk membentuk suatu gambaran yang lebih lengkap mengenai saham tersebut. Analisis terpadu saham sering digunakan karena dapat memberikan pandangan yang lebih menyeluruh dan komprehensif mengenai saham yang dianalisis.

Beberapa contoh metode analisis terpadu saham yang sering digunakan adalah analisis garis bawah, analisis harga wajar, dan analisis harga terdiskon. Analisis garis bawah menilai saham dengan mempertimbangkan arus kas masa depan yang diharapkan perusahaan dan tingkat bunga yang diterapkan. Analisis harga wajar menilai saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik saham berdasarkan arus kas yang diharapkan di masa depan. Analisis harga terdiskon menilai saham dengan mempertimbangkan arus kas yang diharapkan di masa depan dan tingkat bunga yang diterapkan, serta menghitung nilai sekarang dari arus kas tersebut.

Baca Juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula dalam Investasi Saham

Kesimpulan

Perbedaan utama dari tiga metode analisis saham adalah sebagai berikut.

  1. Analisis kuantitatif: Menggunakan metode matematis dan statistik untuk mengidentifikasi batasan yang ditetapkan. Metode ini biasanya menggunakan data yang diekspresikan dalam bentuk angka dan statistik, misalnya keuntungan perusahaan dan berapa rasionya jika dibandingkan dengan harga sahamnya.
  2. Analisis kualitatif: Menggunakan pendekatan yang lebih subyektif dan tergantung pada interpretasi individu untuk mengidentifikasi batasan yang ditetapkan. Metode ini biasanya tidak terekspresikan secara langsung dalam angka, misalnya bagaimana prospek industri di masa mendatang.
  3. Analisis terpadu: Menggunakan kombinasi dari metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengidentifikasi batasan yang ditetapkan oleh seseorang atau organisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *