Perbedaan Samsung Galaxy Seri S, M, A, dan J

Samsung, salah satu produsen smartphone android ternama asal Korea Selatan memiliki beberapa lineup di produk ponsel pintar berbasis android yang dipasarkan di Indonesia. Beberapa lineup yang cukup populer diantaranya adalah S-Series, M-Series, A-Series, hingga J-Series. Lantas, apa perbedaan antara seri masing-masing. Simak di ulasan berikut ini.

1. Samsung Galaxy S-Series

Samsung Galaxy seri S adalah lineup flagship (high-end) yang diposisikan sebagai produk teratas dibandingkan dengan seri-seri lain. Seri ini pertama kali diperkenalkan di tahun 2010 dan dipasarkan dan terus dikembangkan hingga saat ini. Seri S dibekali dengan spesifikasi terbaik dan fitur yang melimpah. Selain itu, Samsung Galaxy S juga memiliki ketahanan terhadap air dengan sertifikasi IP68. Dengan kelebihan-kelebihan ini, seri S menjadi salah satu smartphone termahal yang dipasarkan di Indonesia.

Baca Juga: Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy S22, S22+, dan S22 Ultra

2. Samsung Galaxy M-Series

Samsung Galaxy seri M adalah model kelas menengah (mid-end) yang diproduksi oleh Samsung. Seri M ini diperkenalkan sejak 2019 dan memiliki rentang harga yang cukup variatif. Lineup ini dikhususkan untuk mobilitas sehingga memiliki ciri khas utama yaitu dibekali dengan baterai berkapasitas besar (5000 mAh atau lebih).

3. Samsung Galaxy A-Series

Samsung Galaxy seri A adalah model kelas bawah-menengah (entry level – mid-end) yang dibekali dengan spesifikasi dan banderol paling variatif. Awalnya, seri-A dibuat sebagai kelas menengah, namun sejak seri-J discontinued, kelas entry level digeser ke seri-A juga. Seri-A diperkenalkan pertama kali di tahun 2014 dan memang dibuat untuk generasi muda maupun pengguna smartphone android pemula. Di seri ini, konsumen diberikan pilihan yang luas mulai dari varian terbawah yang sangat murah (A03) hingga varian yang lebih mahal dengan spesifikasi yang memadai (A73).

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A50, Smartphone dengan 3 Kamera

4. Samsung Galaxy J-Series

Samsung Galaxy seri J adalah model termurah (entry level) dari Samsung Galaxy series yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 2015. Seri ini dibuat di segmen dibawah seri-A. Namun, seri-J akhirnya berhenti dikembangkan (discontinued) di tahun 2019 bersamaan dengan diluncurkannya seri M, sedangkan kelas entry level digeser ke beberapa tipe seri A generasi 2019 (A10, A20)

5. Series Lain

Selain Galaxy series tersebut di atas yang cukup populer, masih ada beberapa seri lain salah satunya adalah Galaxy Note. Galaxy Note memiliki spesifikasi yang hampir sama dengan S-series yang sama-sama diposisikan sebagai flagship, namun dalam bentuk tablet dan phablet yaitu dibekali dengan stylus pen dan layar yang lebi besar dari S-series. Sayangnya Galaxy Note kini sudah discontinued.

Selain itu, ada juga Galaxy Tab series yang merupakan produk tablet dari Samsung. Galaxy Tab dibagi menjadi dua segmen yaitu Galaxy Tab S-series sebagai flagship dan Galaxy Tab A-series sebagai entry level. Keduanya masih dipasarkan dan dikembangkan hingga saat ini.

Produk Samsung di niche yang unik adalah produk smartphone layar lipat. Dua seri yang yang menyediakan smartphone layar lipat berbasis android adalah Samsung Galaxy Z Flip-series dan Samsung Galaxy Z Fold-series.

Baca Juga: Samsung Galaxy Fold, Smartphone dengan Layar Lipat

Beli Smartphone Samsung di Samsung Official Store Tokopedia

One thought on “Perbedaan Samsung Galaxy Seri S, M, A, dan J

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *