Cara Mengembalikan Data/File yang Hilang di Komputer

Cara mengembalikan data/file yang hilang adalah solusi jika pengguna mendapat masalah akibat data penting yang terhapus dari perangkat.

Cara mengembalikan data/file yang hilang harus diketahui oleh semua pengguna yang bekerja via komputer atau laptop. Bahkan, para pengguna Android sekalipun harus memahami teknik restored data ini supaya file penting yang terhapus bisa segera dikembalikan.

Untuk tekniknya sendiri bermacam-macam pengguna tinggal memilih saja metode restored seperti apa yang diinginkan. Apakah mengembalikan data melalui aplikasi bawaan perangkat atau restore data menggunakan aplikasi atau software pihak ketiga.

Cara Mengembalikan File yang Hilang

Untuk cara yang lebih jelas, silakan dibaca list di bawah ini. Uraian yang berisi berbagai macam cara mengembalikan data/file hilang dari komputer dan laptop. Berikut teknik atau cara yang dimaksud:

1. Menggunakan Fitur Recycle Bin

Cara yang pertama ialah mengembalikan data hilang dengan menggunakan fitur Recycle Bin. Ini merupakan cara yang umum digunakan oleh pengguna pertama kali beberapa saat setelah file dinyatakan terhapus.

Recycle Bin sendiri adalah aplikasi bawaan Windows yang pasti terinstal ketika Anda baru pertama kali membeli perangkat. Biasanya tool ini ditandai dengan gambar ikon keranjang sampah yang tampil secara otomatis di desktop komputer.

Untuk mengembalikan data terhapus dengan Recycle Bin caranya sangat mudah. Yang terpenting data tidak tertindih data lain dan jika tertindih tentu teknik ini tidak bisa dilanjutkan. Nah berikut cara yang bisa dicoba:

  • Hidupkan Komputer.
  • Klik icon gambar keranjang di desktop.
  • Ketik nama file yang hilang di kolom pencarian.
  • Scroll untuk menemukan data/file.
  • Klik kanan data tersebut lalu pilih Restore.

Baca Juga: Cara Mengembalikan File Excel yang Corrupt/Rusak

2. Mengembalikan File dengan Aplikasi Recuva

Software atau aplikasi untuk mengembalikan data yang hilang jumlahnya sangat banyak. Namun, satu software yang dianggap bisa melakukan restorasi data dengan cepat adalah Recuva.

Salah satu kelebihan dari aplikasi Recuva ialah memiliki fitur yang sangat lengkap serta pengguna bisa mendapatkannya secara gratis. Jadi jika mengembalikan data dengan aplikasi ini Anda tidak perlu membayar sepeserpun.

Untuk mendapatkan hasil restored file yang bagus pastikan pengguna mengoperasikan Recuva dengan benar. Termasuk menjalankan operasi aplikasi sesuai tutorial yang tepat. Nah, di bawah ini tutorial yang dimaksud:

  • Silakan download Recuva terlebih dahulu.
  • Lakukan ekstraksi hasil unduhan di komputer.
  • Lanjutkan dengan membuka folder Recuva.
  • Silakan klik Next.
  • Lalu klik opsi bertulisan All Files.
  • Lanjutkan dengan tap opsi Next.
  • Lanjutkan dengan klik In A Specific Location.
  • Silakan cari tempat file yang terhapus.
  • Setelah itu klik Next.
  • Langkah berikut, klik Start dan tunggu proses instalasi sampai selesai.
  • Pilih tempat penyimpanan file yang terhapus.
  • Lanjutkan dengan klik Next.
  • Aktifkan Enable Deep Scan.
  • Lalu Tap Tool Start.
  • Centang lagi kolom file-file yang ingin dikembalikan.
  • Klik kanan lalu pilih opsi Recover Highlighted.
  • Terakhir klik opsi Recover.

3. Kembalikan Data Menggunakan Sistem Command Prompt

Jika cara mengembalikan data/file yang hilang dengan teknik mudah tidak berhasil, maka bisa menggunakan teknik yang lebih sulit. Salah satunya mencoba mengembalikan data menggunakan sistem Command Prompt.

Namun, cara ini tidak begitu dianjurkan terutama bagi pengguna yang kurang teliti dalam menyisipkan simbol di dalam komputer. Sebab, resiko kerusakan sistem sangat besar jika satu simbol saja ada kesalahan ketika memasukkannya.

Fitur Command Prompt sendiri tidak muncul secara otomatis di jendela komputer. Maksudnya pengguna harus membuka fitur terlebih dahulu jika ingin memakainya mengembalikan file tak sengaja dihapus. Untuk caranya, coba ikuti tutorial:

  • Tap lambang Windows.
  • Input CMD di kotak pencarian.
  • Aktifkan Command Prompt.
  • Klik Command Prompt lalu tekan Run As Administrator.
  • Input kode chkdsk X:/f (Ubah X=nama drive tempat file hilang).
  • Setelah itu input kode ATTRIB -H -R -S /S /D X:*.* (Ubah X=nama drive tempat file hilang).
  • Selanjutnya, silakan tunggu sampai proses instalasi selesai.
  • Cek Drive, biasanya file yang hilang sudah kembali

Baca Juga: Cara Encrypt File dengan WinRar

4. Menggunakan File History (Win10)

Jika komputer yang Anda gunakan memiliki sistem operasi Windows 10 maka coba kembalikan file yang hilang dengan menggunakan fitur File History. Ini bisa dilakukan jika sistem Command Prompt tidak bekerja dengan maksimal.

Namun, teknik ini tidak bisa digunakan pada sistem operasi Windows di bawahnya. Sebab, di dua OS ini sudah ada fitur setara yaitu Backup dnd Restore yang justru belum dimiliki oleh Windows 10. Maka dari itu, silakan terapkan File History di Windows 10 saja.

Nah, jika OS sudah sesuai serta data file yang tersisa sudah di-back up semua, maka silakan teknik mengembalikan data dengan File History untuk dimulai. Sedangkan caranya bisa mengikuti tutorial di bawah:

  • Silakan akses menu Search.
  • Ketikkan di kolom pencarian File History.
  • Setelah muncul aplikasinya klik di sana.
  • Scroll ke bawah.
  • Silakan klik tombol Restore.

5. Menggunakan Aplikasi Mini Tool Power Data Recovery

Cara mengembalikan data/file yang hilang yang kelima adalah menggunakan aplikasi MiniTool Power Data Recovery. Sebuah software pihak ketiga yang gratis tetapi memiliki kemampuan restored data yang berkualitas.

Ada yang mengatakan kalau aplikasi MiniTool Power Data Recovery memiliki keunggulan yang sama dengan Recuva. Yang menjadi kelemahannya hanyalah ada batasan file atau data yang bisa dikembalikan oleh pengguna sebesar 1GB saja.

Keunikan berikutnya adalah MiniTool Power Data Recovery bisa mengembalikan semua data yang ada di dalam folder tertentu. Jadi folder tersebut akan muncul di kolom pencarian sedangkan file tetap ada di dalamnya tanpa dipisah. Untuk cara penggunaannya silakan ikuti tutorial di bawah:

  • Silakan unduh MiniTool Power Data Recovery.
  • Open aplikasi.
  • Pilih menu Filter yang ada di bagian atas.
  • Lalu klik tombol All Files.
  • Silakan centang file yang akan dikembalikan.
  • Klik Save.

Baca Juga: Cara Convert File Video menjadi Audio

6. Menggunakan Software Disk Drill

Software pihak ketiga yang juga bisa digunakan untuk mengembalikan file yang terhapus  yang berikutnya adalah Disk Drill. Ini merupakan software yang sangat ringan dan tampilannya lebih sederhana dibandingkan aplikasi Recuva.

Sayangnya jika pengguna menggunakan Disk Drill gratis maka ada batasan file yang bisa dikembalikan yaitu sebesar 500MB saja. Sedangkan kalau ingin mengembalikan file yang ukurannya lebih besar pengguna harus membayar terlebih dahulu.

Sekalipun demikian, menggunakan Disk Drill yang gratis, teknik pencariannya tetap bagus. Bahkan, ada form pengelompokan data terkarantina yang akan mempermudah proses pemindaian. Jika berminat silakan coba teknik berikut:

  • Silakan unduh aplikasi Disk Drill pada komputer Anda.
  • Pilih file yang akan dikembalikan atau klik All File.
  • Centang file yang hilang.
  • Klik Recover All.

Itulah beberapa cara mengembalikan data/file yang hilang di laptop maupun di komputer. Jangan lupa untuk melakukan back up file tersisa sebelum pengguna mulai menjalankan teknik yang sudah dijelaskan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *