Tips Menggunakan VPN dengan Aman

Anda membutuhkan VPN untuk berselancar, tapi takut tidak aman? Jangan khawatir! Mari simak dulu tips menggunakan VPN dengan aman di sini!

Apa tips menggunakan VPN dengan aman? VPN atau Virtual Private Network makin dikenal banyak orang setelah adanya pemblokiran sejumlah media sosial oleh pemerintah beberapa waktu lalu. tak ayal, banyak orang yang berbondong-bondong mulai menggunakan VPN untuk tetap bisa mengakses media sosialnya.

Tetapi, amankah menggunakan VPN untuk mengakses sejumlah situs atau website? Apakah penggunaan VPN rentan terhadap pencurian data pribadi?

Di sinilah masalahnya. Penggunaan VPN cenderung tidak aman jika Anda tidak berhati-hati. Artinya, sangat mungkin data Anda akan diambil oleh pihak yang nakal. Bisa saja data itu berupa riwayat situs yang Anda kunjungi, atau hingga file pribadi serta data rekening yang sifatnya pribadi sekali.

Jika demikian, apa tips menggunakan VPN dengan aman agar bisa terhindar dari pencurian data?

5 Tips Menggunakan VPN dengan Aman

Berikut ini adalah lima tips dasar dalam menggunakan VPN agar lebih aman.

1. Gunakan VPN yang Memiliki Ulasan Bagus

Salah satu cara menggunakan VPN dengan aman adalah memilih VPN yang juga aman. Anda bisa mengenali VPN yang aman dengan melihat ulasan aplikasinya. Jumlah pengguna VPN yang aman cenderung lebih banyak. Hal ini bisa menjadi titik awal bagaimana Anda mengenali VPN sebelum benar-benar menggunakannya.

Sepertinya, Anda tidak akan kesulitan untuk menemukan ulasan VPN yang menjadi bidikan Anda. Untuk ulasan aplikasi VPN berbasis Android misalnya, Anda bisa melihatnya langsung di Play Store. Sedang, untuk VPN yang berbasis iOS, Anda bisa mencarinya lebih detail di internet.

Memang, pada dasarnya, letak aman dan tidak aman penggunaan VPN tergantung pada apa VPN yang digunakan, serta siapa pengembangnya. Sebab, VPN adalah pihak ketiga. Jika Anda menggunakan VPN, Anda akan dikenali sebagai VPN itu saat mengunjungi situs-situs tertentu.

Karena itu, VPN sebagai pihak ketiga sangat mungkin mengambil data-data Anda, baik itu data jelajah Anda, minat Anda pada sesuatu, bahkan data sensitif sekalipun. Untuk itu, selalu berhati-hati.

Baca Juga: Rekomendasi VPN Terbaik

2. Usahakan Memilih VPN yang Berbayar

Ada dua jenis VPN yang akan Anda temukan jika Anda benar-benar ingin menggunakan VPN. Pertama, VPN berbayar, dan dua, VPN yang bisa Anda gunakan secara cuma-cuma. VPN berbayar, jelas mengharuskan Anda melakukan pembayaran setiap bulan penggunaan. Bagi sebagian orang tentu ini akan memberatkan. Tetapi, apakah Anda tahu manfaatnya?

Setiap pengembang aplikasi selalu ingin imbal balik atas apa yang mereka lakukan. Kemungkinan imbal balik ini hanya bisa dilakukan lewat dua cara yaitu dari iklan atau dari pengguna berbayar.

Aplikasi VPN gratis yang mendapatkan penghasilan dari iklan, umumnya lebih rentan keamanannya dalam menjaga data Anda. Sangat mungkin, mereka menjual data-data Anda kepada pengiklan. Tujuannya untuk menjadikan Anda sasaran iklan atas produk-produk tertentu. Tidak heran, jika kemudian Anda diserbu spam yang menawarkan segala hal.

Mungkin Anda berpikir, menjadi sasaran iklan bukanlah hal yang buruk. Data tentang minat Anda juga bukan sesuatu yang sangat serius untuk dirahasiakan. Tetapi, bagaimana jika ternyata bukan itu saja yang bisa diketahui oleh VPN? Misalnya, mereka mengetahui IP Anda. Mereka juga mengetahui nomor rekening dan bahkan data-data penting lain yang berkaitan dengan keamanan diri Anda. Tentu ini serius.

Ini mengapa, akan lebih bijak jika Anda memilih VPN berbayar. Sebab, VPN berbayar cenderung lebih baik dalam memberikan jaminan keamanan data Anda. Mereka juga sangat care terhadap kesulitan Anda selama menggunakan jasa mereka. Tidak jarang, mereka akan mengembalikan dana Anda seratus persen jika Anda merasa kecewa dengan aplikasi mereka.

3. Gunakan VPN Gratis yang Meyakinkan

Jika Anda sangat terpaksa menggunakan VPN gratis, sebaiknya gunakan VPN yang tidak mengharuskan Anda membuat akun dan melakukan log in. Jika itu diharuskan, biasanya VPN akan lebih leluasa mengumpulkan seluruh data Anda, termasuk data-data yang sensitif. Untuk itu, selalu waspada dan jangan lengah.

Yang perlu Anda tahu, VPN yang aman hanya akan mencatat kecepatan dan berapa lama Anda menggunakan VPN saat Anda mengakses internet. Di sela-sela itu, mungkin iklan monetisasi akan muncul agar developer mendapatkan income dari pengiklan.

Bagaimana jika pengembang meminta izin untuk mengambil data website yang Anda akses? Sebaiknya tinggalkan VPN yang demikian. VPN gratis atau berbayar sekalipun tidak akan melakukan hal itu jika itu bukan VPN abal-abal. Mereka tidak akan mencatat website yang Anda kunjungi. Mereka tidak akan mencatat apapun yang Anda unduh dari internet. Mereka juga tidak akan mencatat IP yang Anda gunakan.

Praktisnya, silakan Anda gunakan VPN gratis jika VPN tersebut melakukan hal-hal berikut ini:

  • Mereka hanya akan mengakses berapa kecepatan dan berapa lama Anda menggunakan VPN.
  • Mereka tidak mencatat situs mana saja yang sudah Anda akses menggunakan VPN.
  • Mereka tidak mengakses data unduhan dan segala macam, termasuk data-data yang ada pada perangkat Anda.
  • Mereka tidak mencatat informasi tentang alamat IP Anda.

Baca Juga: Pakai VPN untuk Akses Situs yang Diblokir

4. Kenali Apa Saja yang Diakses Aplikasi

Setiap aplikasi yang diinstal ke dalam perangkat, umumnya selalu meminta izin akses. Anda bisa memperhatikan apa saja yang akan diakses oleh aplikasi tersebut. Ingat, aplikasi VPN tidak akan meminta akses kontak Anda, data penyimpanan Anda, kamera, dan hal-hal lain yang tidak diperlukan.

Ini berbeda dengan aplikasi VPN abal-abal yang sebenarnya ingin mengambil keuntungan pribadi dari Anda. Bisa jadi mereka akan meminta izin akses kamera, suara, juga data-data di dalam perangkat Anda. Jika ini terjadi, sangat mungkin mereka akan leluasa mengakses username dan kata sandi pada akun-akun penting yang Anda miliki.

5. Pilih yang Memiliki Support Bagus

Ini adalah salah satu hal yang bisa menjadi patokan suatu aplikasi tergolong bagus. Umumnya, mereka menyediakan halaman media sosial agar pengguna bisa dengan mudah menghubungi mereka. Halaman semacam ini merupakan cara aplikasi mendapatkan lebih banyak pengguna.

Bukan hanya itu, bagi pengguna, halaman juga berfungsi sebagai customer service. Dengan begitu, ketika pengguna mendapatkan kendala saat menggunakan aplikasi misalnya, mereka bisa meminta tolong kepada pihak developer.

Bagaimana jika Anda tidak bisa menemukan halaman media sosial mereka? Jika Anda tidak menemukan halaman mereka, silakan cari website utama mereka. Sebab, website menjadi media utama untuk menyebarkan informasi, terutama layanan yang mereka tawarkan dengan jangkauan yang luas.

Pertanyaan lagi, bagaimana jika Anda tidak juga menemukan website mereka? Lebih baik tinggalkan. Cari VPN lain yang lebih jelas dan kredibel untuk Anda gunakan. Karena sangat mungkin, VPN yang tidak memiliki situs media sosial atau website terindikasi sebagai VPN yang rawan dalam keamanan.

Baca Juga: VPN untuk Android

Dan baiklah, dari semua tips yang sudah ditulis, sebenarnya dapat ditarik satu kesimpulan, bahwa cara memakai VPN yang aman adalah dengan tetap berhati-hati memilih VPN. Poinnya, jangan sampai Anda memilih VPN yang abal-abal atau tidak bisa dipercaya siapa developernya.

Apapun pilihan VPN yang nanti akan Anda gunakan, baik gratis atau pun berbayar, setidaknya sudah Anda pikirkan matang-matang. Anda juga sudah tahu seperti apa reviewnya. Dan tentu ini sudah sangat cukup untuk menjadi tips menggunakan VPN dengan aman bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *