Tips Memulai Usaha Tanaman Hias

Tips memulai usaha tanaman hias sejatinya cukup mudah namun memerlukan keseriusan dalam menggelutinya agar bisa bertahan.

Belakangan ini, salah satu sektor bisnis yang menunjukkan tren positif adalah decorative plants alias tanaman hias. Sejatinya, usaha ini telah sejak lama ada. Hanya saja, pasang surutnya cukup drastis dengan tingkat kompetisi yang sulit. Lantas, bagaimana tips memulai usaha tanaman hias agar sukses menghasilkan profit dan bertahan?

Memahami Bagaimana Cara Melihat Peluang Usaha Tanaman Hias

Ketika Anda ingin terjun dalam sebuah bidang usaha, memahami seluk beluknya secara mendalam merupakan suatu keharusan. Khususnya mengetahui dengan baik peluang keberhasilan Anda dalam menjalankan bisnis tersebut. Sebab, kesempatan seseorang untuk sukses untuk satu sektor yang sama sekalipun bisa sangat bertolak belakang.

Saat menghitung peluang, Anda perlu menjadikan beberapa poin sebagai bahan:

  • Minat Anda terhadap produk yang ditawarkan harus cukup besar. Jika Anda tidak memiliki ketertarikan dan sekadar ikut tren saja, maka kemungkinan untuk gagal menjadi lebih besar.
  • Besarnya modal yang dibutuhkan apakah sesuai dengan dana yang mampu Anda sediakan. Jika sedari awal Anda memaksakan diri terkait modal, maka akan sulit untuk mengembalikan apalagi sampai menghasilkan keuntungan.
  • Tingkat responsivitas target pasar dari usaha tanaman hias tersebut apakah cukup bagus, biasa saja, atau sulit.
  • Biaya tambahan di luar modal untuk penyediaan tanaman, seperti distribusi dan promosi. Apakah target laba sudah dapat menutupi semua aspek eksternal tersebut atau belum?

Baca Juga: Mendalami UMKM di Bidang Agribisnis

Metode Jitu Merintis Bisnis Tanaman yang Menguntungkan

Setelah menghitung peluang yang dimiliki, jika hasilnya menunjukkan data yang bagus, maka Anda dapat segera memulai realisasi bisnis tersebut. Bagaimana tips memulai usaha tanaman hias agar tidak hanya berhasil di awal namun dapat bertahan dalam periode yang panjang?

1. Riset Tentang Tanaman Hias Terkait

Tanaman hias terdiri dari dua jenis berbeda, yaitu daun dan bunga. Anda harus memiliki pengetahuan cukup tentang jenis komoditas yang akan diperjualbelikan dalam bisnis ini. Tidak hanya jenisnya, namun juga cara perawatan yang tepat agar tidak mati saat tengah dibudidayakan.

2. Memilih Lokasi Usaha yang Tepat

Berbeda dengan bisnis lain yang cukup mengandalkan label strategis saja, menjalankan bisnis tanaman hias tidak sama. Anda harus paham bagaimana cara melestarikan tanaman hias dalam pembudidayaan sebelum bertuan agar tidak merugi akibat layu sia-sia. Dalam hal ini, lokasi memegang peranan penting karena tingkat kelembapan yang dibutuhkan tiap tanaman berbeda.

3. Merawat Tanaman Hias dengan Baik

Perawatan tanaman hias juga tidak bisa dianggap remeh dalam menyukseskan bisnis Anda. Tentu Anda tidak ingin menanggung rugi jika tanaman yang hendak dijual justru mati atau rusak sebelum laku, bukan? Hal tersebut akan membuat Anda menanggung rugi yang tidak sedikit. Jadi, pastikan mengontrolnya rutin agar terjaga dengan baik.

4. Rajin Mengikuti Tren Tanaman Hias

Pasar tanaman hias bisa dibilang sangat dinamis hingga pergerakan tren relatif cepat. Bulan ini tanaman A menjadi primadona, bulan selanjutnya bisa tergeser hingga peminatnya mengalami penurunan drastis. Digantikan dengan tanaman B yang lebih menarik minat konsumen. Solusinya, Anda harus rajin memantau dan mengikuti tren tersebut agar tidak ketinggalan.

5. Gencar dan Konsisten dalam Promosi

Sebuah bisnis tanpa promosi laiknya masakan yang kurang garam. Jadi, tips memulai usaha tanaman hias selanjutnya adalah dengan tekun melakukan promosi dan menggunakan teknik marketing yang konsisten. Promosi membantu bisnis dikenal oleh khalayak luas, sedangkan konsistensi akan membantu sebagai branding pebisnis yang tidak asal-asalan.

Baca Juga: Komoditas yang Mulai Merambah Dunia Ekspor

Faktor yang Membuat Bisnis Tanaman Hias Tidak Langgeng

Bagaimana cara mendatangkan pembeli hasil tanaman hias ke tempat budidaya yang kita miliki? Pertanyaan sekaligus kekhawatiran ini wajar jika muncul dalam benak Anda. Namun, sejatinya Anda hanya perlu mengetahui tentang faktor pemicu ketidaklanggengan bisnis tanaman hias :

  • Usaha tersebut hanya merupakan hasil dari coba-coba atau mengikuti tren sehingga ketika bosan otomatis tidak dilanjutkan.
  • Ketidaklengkapan stok tanaman, khususnya untuk jenis-jenis yang tengah digandrungi oleh masyarakat.
  • Pelayanan yang kurang mengenakkan sehingga enggan untuk berlangganan atau sekadar kembali untuk melihat.

Mudah bukan tips memulai usaha tanaman hias sebagaimana dijabarkan di atas? Jadi, tidak perlu khawatir lagi jika Anda memiliki niatan untuk berkecimpung pada sektor usaha yang satu ini. Mulai rintis sekarang juga, jangan menunggu terlambat karena kesempatan emas tidak akan datang dua kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *