Dampak Menggunakan Universal Charger Pada Laptop

Dampak menggunakan universal charger pada laptop sangat serius jika Anda tidak memilih produk yang terjamin kualitasnya.

Apakah dampak menggunakan universal charger pada laptop? Pertanyaan ini kerap dilontarkan oleh pengguna komputer jinjing yang pengisi dayanya bermasalah atau rusak hingga tidak bisa digunakan lagi. Membeli charger orisinal sesuai dengan merek laptop yang dimiliki juga tergolong mahal. Hingga kemudian pilihan jatuh pada pengisi daya universal.

Universal Charger Laptop dan Efek Sampingnya

Universal charger adalah pengisi daya yang dapat digunakan untuk perangkat elektronik tanpa terbatas pada merek. Selama port isi daya laptop memiliki karakteristik yang sama, maka pengisi daya universal ini dapat digunakan. Selain itu, harga pengisi daya universal ini juga lebih murah dibandingkan charger orisinal sesuai dengan merek laptop.

Sekilas, penggunaan universal charger tampak memudahkan dan sangat praktis bagi pengguna, bukan? Tapi jangan salah, karena terdapat banyak dampak menggunakan universal charger pada laptop yang berpotensi merusak perangkat Anda. Jadi, efek samping dari penggunaan pengisi daya non-orisinal untuk laptop :

1. Overheat

Efek negatif pertama yang sering terjadi atas penggunaan pengisi daya universal adalah overheat atau panas berlebih. Jika laptop sebelumnya tidak mengalami masalah overheat, maka bisa jadi panas yang muncul disebabkan oleh pengisi daya universal yang digunakan. Ini merupakan reaksi penolakan paling awal yang muncul atas penggunaan charger yang tidak orisinal.

2. Pengisian Daya Lambat & Tidak Bisa Full Charging

Dampak lain penggunaan pengisi daya universal yaitu waktu pengisian daya yang menjadi lebih panjang. Dalam beberapa kasus, baterai laptop bahkan tidak bisa mencapai status full charging meski charger sudah dicolokkan selama semalam penuh. Jika kondisi ini terjadi, merupakan pertanda pengisi daya tidak kompatibel dengan baterai.

3. Baterai Drop

Bila baterai sudah menunjukkan pertanda tidak kompatibel dengan universal charger yang digunakan tapi diabaikan, maka kondisi selanjutnya adalah kerusakan baterai. Hal ini ditandai dengan baterai laptop yang masa pemakaiannya menjadi semakin singkat ketika tidak tersambung dengan pengisi daya. Semakin lama akan semakin pendek waktu pemakaiannya.

4. Perangkat Keras (Hardware) Rusak

Dampak lain dari penggunaan charger universal dalam jangka panjang meski laptop sudah menunjukkan tanda-tanda ketidakcocokan adalah kerusakan hardware. Biasanya, kerusakan perangkat keras dimulai dari komponen kecil seperti konektor WiFi, kipas internal, hingga yang paling menakutkan adalah kerusakan motherboard. Sebab, motherboard adalah otak perangkat.

5. Mati Total

Dampak menggunakan universal charger pada laptop jika sudah menyerang motherboard adalah mati total. Hal ini dikarenakan sistem laptop bergantung penuh pada komponen perangkat keras tersebut. Jadi wajar bila sudah motherboard yang diserang, maka laptop otomatis tidak mau menyala. Bisa diperbaiki agar menyala kembali tapi laptop pasti akan menjadi lebih lambat.

Mengapa bisa terjadi dampak negatif seperti itu dari penggunaan charger laptop universal? Anda pasti bertanya-tanya tentang hal itu, bukan? Jawabannya sederhana, yaitu akibat voltase atau tegangan dan ampere dari charger universal berbeda dengan pengisi daya orisinal. Biasanya, voltase dan amperenya lebih tinggi dari charger bawaan laptop.

Baca Juga: Cara Mudah Upgrade RAM Laptop

Tips Memilih dan Menggunakan Charger Laptop Universal Terbaik

Dengan risiko melalui penggunaan charger universal di atas, apakah berarti pengisi daya ini tidak boleh digunakan? Sebenarnya, tergantung juga pada cara Anda memilih dan menggunakan charger laptop jenis ini. Ketika membeli charger, maka Anda perlu menjadikan beberapa hal sebagai bahan pertimbangan agar tidak asal saja :

  • Perhatikan voltase dan ampere charger orisinal dari laptop Anda. Cara mengetahui spesifikasi charger laptop bawaan adalah dengan membacanya di kotak putih pada badan pengisi daya. Pilih universal charger dengan voltase dan ampere yang sesuai dengan produk orisinalnya untuk meminimalisir kemungkinan penolakan dari laptop.
  • Jangan tergiur dengan harga murah yang ditawarkan. Meskipun charger universal tidak semahal pengisi daya orisinal, setidaknya ada merek dengan kualitas bagus. Pilih merek yang memang sudah terbukti keamanan penggunaannya. Anda bisa mencari review di internet tentang produk terkait sebagai bahan pertimbangan.

Setelah membeli pengisi daya universal tersebut, untuk mengantisipasi agar dampak menggunakan universal charger pada laptop tidak terjadi, Anda sebaiknya :

  • Tidak menggunakan laptop ketika pengisian daya sedang berlangsung.
  • Meminimalisir penggunaan laptop sehingga baterai tidak cepat habis.
  • Tambahkan aksesori berupa kipas eksternal laptop ketika pengisian daya berlangsung. Supaya tidak merusak perangkat, ujung kabel kipas koneksikan dengan batok charger ponsel dan bukan dicolokkan langsung pada port USB.

Baca Juga: Mengganti Harddisk Laptop dengan SSD

Cara Mengecas Laptop Tanpa Charger

Bila Anda khawatir dengan dampak penggunaan charger universal dan merasa tidak bisa memenuhi langkah antisipasi di atas, masih ada jalan keluar lain. Saat ini, Anda sudah bisa melakukan isi daya laptop tanpa menggunakan charger. Apakah itu memungkinkan? Perkembangan teknologi saat ini sudah mendukung hal tersebut.

Ada dua metode yang bisa dilakukan agar laptop bisa terisi tanpa menggunakan charger :

1) Menggunakan Panel Surya

Anda pasti sudah tidak asing dengan listrik tenaga surya, bukan? Tidak lagi hanya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah atau kendaraan, kini juga bisa dimanfaatkan untuk mengisi daya laptop. Anda tinggal membeli komponen pembangkitnya, lalu mengikuti instruksi pengisian daya untuk perangkat elektronik.

2) Menggunakan Powerbank

Jika ingin cara yang lebih sederhana, Anda bisa mengisi daya laptop melalui powerbank yang umum digunakan untuk ponsel. Cukup dengan mengganti kabel USB yang digunakan agar sesai dengan port laptop, powerbank sudah bisa digunakan. Dengan catatan, powerbank yang digunakan memiliki daya cukup besar.

Melalui ulasan tentang dampak menggunakan universal charger pada laptop di atas, Anda dapat menimbang sendiri untung ruginya. Jika memang menggunakan pengisi daya universal, Anda dapat memilih produk yang berkualitas. Namun, jika tidak, Anda bisa membeli charger orisinal atau menggunakan metode pengisian lain tanpa charger.

One thought on “Dampak Menggunakan Universal Charger Pada Laptop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *