Setia dengan Windows 8 atau Upgrade ke Windows 10?

Windows 8 atau upgrade ke Windows 10 menjadi konflik tersendiri padahal masing-masing seri memiliki keunggulan dan kekurangan.

Bagi pengguna PC dengan sistem operasi Windows, memilih bertahan dengan Windows 8 atau upgrade ke Windows 10 merupakan pilihan yang cukup sulit. Sebab, masing-masing versi Windows memiliki kelebihan dan kekurangan. Supaya bisa menentukan versi Windows mana yang paling pas untuk PC Anda, penting untuk memahami pros & cons-nya lebih dahulu.

Windows 8 vs Windows 10

Windows 8 dapat dibilang merupakan seri Windows yang memiliki masa pengenalan paling singkat. Kurang dari dua tahun, Microsoft sudah memperkenalkan seri Windows 10 sebagai penerusnya. Bandingkan dengan jarak kehadiran Windows 7 ke Windows 8 yang relatif lama. Hasilnya, tidak banyak produsen PC yang menyematkan Windows 8 bawaan pada produknya.

Lantas, apakah berarti Windows 8 merupakan produk gagal? Tentu tidak dibenarkan bila Anda langsung mengambil kesimpulan demikian. Windows 8 tetap memiliki keunggulan dibandingkan versi pendahulu maupun penerusnya.

Kelebihan Windows 8

Apa saja kelebihan tersebut yang dapat menjadi bahan pertimbangan Anda untuk tetap memakai Windows 8 atau upgrade ke Windows 10?

  • Notifikasi akun online yang pernah terinput ke dalam PC secara otomatis.
  • System requirement ringan sehingga kompatibilitas dengan perangkat yang sebelumnya menggunakan Windows 7 lebih tinggi.
  • Smooth system di mana Windows 8 sangat nyaman digunakan pada PC dengan spesifikasi cukup lawas.
  • Lebih optimal ketika dioperasikan pada PC yang mendukung fitur touch screen.
  • Sistem booting lebih cepat dibandingkan dengan seri Windows pendahulunya.
  • Terintergrasi dengan Windows Store resmi sehingga Anda dapat mengunduh atau membeli aplikasi yang kompatibel dengan PC Anda secara resmi.

Baca Juga: Microsoft Windows vs Linux OS

Kekurangan Windows 8

Secara keseluruhan, kehadiran Windows 8 membantu pengguna PC dengan kinerja yang lebih cepat dan smooth dibandingkan pendahulunya. Namun, Windows 8 pun tidak terlepas dari kekurangan yang cukup mengganggu :

  • Background task yang tidak otomatis tertutup sangat menguras kuota internet. Jika Anda tidak menggunakan jaringan WiFi unlimited, harus bersiap boros.
  • Tampilan menu dalam format full screen kurang tertata dengan baik sehingga sering membingungkan penggunanya.
  • Tombol start menu yang letaknya membingungkan dan terasa tidak praktis.
  • Sering mengalami kegagalan pada saat update otomatis di mana berujung PC harus instalasi ulang atau bahkan upgrade.

Kelebihan Windows 10

Lalu, bagaimana dengan Windows 10? Digadang sebagai versi penyempurna Windows 8, secara teknis dari segi fitur tidak terlalu berbeda dari seri pendahulunya itu. Jika demikian, pasti Anda semakin bimbang antara bertahan dengan Windows 8 atau upgrade ke Windows 10 bukan? Tunggu dulu, karena Anda perlu mengetahui keunggulan Windows 10 :

  • Tersedianya fitur asisten digital canggih besutan Microsoft; Cortana.
  • Pengoperasian semudah Windows 7 namun dengan tampilan Windows 8, salah satunya dengan kehadiran kembali tombol start menu.
  • Kehadiran Microsoft Edge, pengganti Internet Explorer dengan algoritma yang lebih canggih. Mampu bersaing dengan aplikasi peramban yang mendominasi seperti Google Chrome dan Mozilla Explorer.
  • Satu layar dapat menampilkan 2-3 jendela aplikasi sekaligus. Inovasi ini secara konsep hampir sama dengan multiple screen di Android.
  • Konektivitas lebih mudah dan sederhana dengan perangkat lain seperti smartphone dan smart TV.
  • Memiliki grafis yang bagus dan stabil sehingga sangat cocok bagi para gamers.

Kekurangan Windows 10

Tidak dapat ditampik bahwa Windows 10 memang versi pembaharuan yang sangat akomodatif terhadap kebutuhan penggunanya, terutama generasi milenial dengan mobilitas tinggi. Tapi dalam mempertimbangkan tetap memakai Windows 8 atau upgrade ke Windows 10, Anda juga perlu mengetahui kelemahan dari Windows 10 :

  • Pengoperasian kurang smooth pada PC dengan spesifikasi standar. Lebih direkomendasikan untuk PC dengan RAM minimal 4 GB. Pada PC dengan RAM 2 GB sering macet bila dipakai multitasking lebih dari dua aplikasi. Terlebih jika penggunaannya menyertakan internet.
  • Kerap muncul masalah overheat yang dapat memicu kerusakan pada perangkat keras PC.
  • Update sistem yang terlalu sering sehingga membuat pengguna keteteran.
  • Belum ada versi final dari Windows 10 sehingga pengguna harus rajin memantau pembaharuan dari Microsoft. Hal ini tentu merepotkan pengguna yang gagap teknologi.
  • Pada beberapa perangkat sering menimbulkan efek touchpad mendadak tidak berfungsi. Padahal sebelum upgrade baik-baik saja dan ketika diperiksa teknisi tidak ditemukan masalah.

Baca Juga: Menghindari Virus Aktif Secara Otomatis dengan Mematikan fitur Autoplay pada Microsoft Windows

Cara Upgrade Windows 8 ke Windows 10 Tanpa Kehilangan Data

Jika Anda telah memahami kelebihan dan kekurangan Windows 8 dan Windows 10 lalu tetap memutuskan untuk melakukan upgrade, maka Anda dapat melakukannya sendiri. Memang lebih praktis jika menyerahkan pada teknisi profesional, tetapi tidak ada salahnya bila Anda ingin menjajalnya. Dengan catatan, Anda pun siap dengan konsekuensi yang ada.

Ketika sudah memantapkan pilihan antara bertahan dengan Windows 8 atau upgrade ke Windows 10 dengan mengganti sistem operasinya, ada risiko yang perlu diantisipasi. Risiko terbesar yang dihadapi jika salah melakukan tahapan upgrade adalah semua data yang tersimpan pada PC Anda sepenuhnya hilang. Tentu hal ini akan sangat memusingkan, bukan?

Sebab itu, sebagai tindakan preventif, sebelum melakukan upgrade, sebaiknya Anda mencadangkan seluruh data dalam PC ke memori eksternal. Adapun tahapan upgrade dari Windows 8 ke Windows 10 yang aman :

  1. Klik tombol (Windows+C), lalu masuk ke menu ‘Settings’ dan pilih ‘Change PC Settings’.
  2. Silakan klik ‘Update and Recovery’.
  3. Klik tab ‘Download’ — dalam beberapa perangkat akan tertulis ‘Install’. Ikuti prosesnya hingga selesai sesuai instruksi yang tertera di layar.

Mudah, bukan? Tapi tetap jangan menyepelekan hingga berujung kesalahan fatal. Kesimpulannya, memutuskan tetap menggunakan Windows 8 atau upgrade ke Windows 10 mutlak keputusan Anda sebagai pengguna. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda serta spesifikasi perangkat yang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *