Merakit Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rumahan

Supaya bisa swadaya energi, Anda wajib juga memahami cara merakit pembangkit listrik tenaga surya rumahan sehingga lebih hemat

Semakin pahamnya manusia terhadap dampak buruk pemanasan global akibat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai sumber energi, kini tenaga surya alias cahaya matahari makin dilirik sebagai energi alternatif. Karena bisa terbarukan dan dapat diperoleh secara gratis, makin banyak orang penasaran mengenai bagaimana sih cara merakit pembangkit listrik tenaga surya rumahan?

Memangnya bisa? Tentu saja bisa! Apalagi saat ini pengembangan energi terbarukan dari pancaran sinar matahari makin berkembang pesat. Kalau dulu harus butuh banyak panel surya (solar cell) serta lahan yang luas, kini siapapun bisa memperoleh energi listrik dari sinar matahari dengan ukuran panel sederhana yakni kurang dari 10 meter persegi, yang diletakkan di atap rumah.

Meskipun memang di Indonesia sendiri pengelolaan listrik masih jadi monopoli PLN (Perusahaan Listrik Negara), BUMN tersebut tidak melarang masyarakat umum memasang panel surya di rumah mereka. Bahkan menurut Rinaldy Dalimi selaku anggota Dewan Energi Nasional (DEN), biaya pembuataan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sudah makin mudah dan murah saja dibandingkan 10 tahun silam.

Keunggulan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Salah satu hal yang mungkin menjadi alasan masyarakat enggan mencoba energi matahari sebagai sumber arus listrik adalah mengeluarkan biaya yang relatif lebih mahal, apalagi jika dibandingkan tagihan listrik bulanan atau token PLN. Namun lepas dari itu, ada banyak sekali keunggulan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Berikut ulasannya:

  1. Jika dilihat secara jangka panjang, keberadaan panel surya jauh lebih murah dan efisien dibandingkan bayar tagihan listrik. Dengan panel surya, Anda bisa memperoleh arus listrik seumur hidup selama matahari masih bersinar secara gratis
  2. Karena tak perlu membayar tagihan PLN, Anda akan mengurangi pengeluaran bulanan dan tidak mengalami ketergantungan terhadap pemerintah. Tak heran kalau akhirnya cara merakit pembangkit listrik tenaga surya rumahan banyak dipelajari warga desa tertinggal yang belum memperoleh aliran listrik dari PLN. Mereka secara gotong royong membangun panel surya untuk kebutuhan listrik swadaya
  3. Keluhan yang banyak dilontarkan masyarakat dari PLN adalah kerap melakukan pemadaman listrik bergilir, dan bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Hal ini jelas jadi kendala bagi mereka yang harus mengejar deadline. Namun jika Anda memiliki panel surya, tak perlu khawatir saat listrik mendadak padam sekalipun tak memiliki genset
  4. Keunggulan yang paling utama dari pembangkit listrik tenaga surya adalah Anda secara langsung turut serta mengurangi pemanasan global. Kok bisa? Karena sistem solar panel menghasilkan energi ramah lingkungan lantaran tak memicu polusi udara, seperti layaknya sumber energi BBM atau batu bara. Bukan hanya polusi udara, panel surya juga tak bising alias mengeluarkan polusi suara

Lepas dari keunggulan tersebut, sumber energi matahari juga memiliki kekurangan terutama jika musim hujan karena daya yang dihasilkan menurun. Namun bagi PLTS skala besar, mereka biasanya mengikuti gerakan matahari supaya panel surya tetap ada dalam sudut optimal memperoleh pancaran sinar matahari.

Baca Juga: Mengenal Teknologi 3D Printing

Cara Mudah Membuat PLTS Ala Rumahan

Ingin membuat panel surya sendiri sehingga bisa menjadi PLTS ala rumahan? Tenang saja, caranya tidak ribet kok. Anda bahkan bisa menggunakan bahan selain silikon, seperti cuprous oxide yangbisa dibeli di toko besi. Sama seperti silikon, cuprous oxide juga memberikan efek fotoelektrik yang mampu mengubah cahaya menjadi aliran listrik pada satu material. Selain cuprous oxide, berikut bahan-bahan lainnya:

  • 1 lembar lempengan tembaga tembaga mengkilap
  • Sepasang capit listrik buaya (warna hitam dan putih)
  • 1 buah micro-ammeter
  • 1 buah kompor listrik 1100 watt
  • 1 buah botol plastik transparan
  • 1 buah amplas/kertas pasir/sikat kawat
  • 1 buah gunting
  • 2 sdm garam dapur/garam meja
  • Air panas secukupnya
  • Pisau cutter untuk memotong lempengan tembaga

Langkah-Langkah Merakit Panel Surya di Rumah

  1. Sebelum memegang material pembuat panel surya, pastikan tangan sudah dicuci bersih dan kering. Kenapa? Supaya tak ada lemak atau minyak yang menempel di pori-pori kulit
  2. Potong lempengan tembaga menjadi dua bagian yang kira-kira sesuai dengan ukuran pemanas kompor. Cuci lempengan itu dengan sabun sampai bersih, kemudian pakai amplas atau kertas pasir untuk menghilangkan karat pada lempengan
  3. Letakkan lempengan tembaga itu di atas kompor listrik dan bakar dengan suhu maksimal. Proses pembakaran biasanya 30 menit atau sampai lapisan lempengan tembaga jadi panas lalu berubah warna oranye-ungu-merah
  4. Biarkan lempengan tembaga sampai dingin secara alami selama 20 menit hingga berkerut. Tak perlu khawatir, kerutan itu muncul karena lapisan oksida pada lempengan tembaga menyusut. Nanti seluruh kerak hitam akan menghilang dan jangan digosok karena akan menghilangkan cuprous oxide merah yang digunakan dalam panel surya
  5. Kemudian untuk lempengan tembaga yang tersisa, potong supaya ukurannya sesuai dengan yang pertama. Tekuk kedua lembaran itu dan masukkan ke dalam botol plastik, tanpa saling bersinggungan
  6. Pasang capit buaya di lembaran tembaga pertama dan capit buaya berikutnya di lembaran kedua. Lalu pasang kabel dari tembaga kedua ke terminal positif dan tembaga pertama yang sudah dibakar itu ke terminal negatif micro-ammeter
  7. Terakhir, masukkan air garam yang panas itu secara hati-hati tanpa membasahi capit buaya. Sekadar informasi, volume air garam tak boleh menenggelamkan seluruh plat tembaga. Jika sudah selesai, maka panel surya sederhana bisa langsung dipakai!

Baca Juga: Teknologi Masa Depan yang Sudah Ada di Indonesia

Nah, terbukti kan kalau merakit pembangkit listrik tenaga surya rumahan tidaklah sulit? Anda bahkan bisa mencoba sendirinya di rumah bersama anggota keluarga lainnya. Meskipun mungkin arus listrik yang dihasilkan belum cukup besar, tapi menjadi bukti bahwa energi matahari sanggup jadi sumber penghidupan sehari-hari.

One thought on “Merakit Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rumahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *