Pilih Jadi PNS atau Pengusaha?

Kalau ada yang bertanya mana yang lebih menguntungkan jadi PNS atau pengusaha? Tentu jawabannya beragam karena memiliki keunggulan dan kelemahan

Salah satu pertanyaan klasik yang paling sering dilontarkan generasi muda siap kerja adalah mana yang lebih menyenangkan antara jadi PNS atau pengusaha? Yap, pertanyaan seperti ini memang selalu saja memicu perdebatan. Ada yang menilai kalau jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) lebih bagus, tapi tak sedikit yang berpendapat kalau jadi pengusaha itu berpeluang kaya lebih besar.

Tentu saja baik menjadi abdi negara atau pebisnis sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. PNS misalnya, Anda akan memperoleh jaminan hari tua dan kebanggaan karena sampai saat ini, profesi idaman di kalangan masyarakat Indonesia masihlah PNS. Namun dengan menjadi pengusaha, kualitas diri dan kehidupan jelas bakal lebih meningkat.

PNS jelas memiliki keunggulan bahwa dianggap bergengsi oleh publik. Hal ini terbukti dari tes CPNS setiap tahunnya yang selalu dipenuhi ratusan ribu pelamar, padahal kuota yang tersedia hanyalah ribuan posisi. Namun jika bicara soal penghasilan, seorang pengusaha berpeluang memperoleh pendapatan bulanan berkali-kali lipat daripada PNS dengan risiko lebih besar pula.

Nah, supaya bisa memilih mana yang memang lebih menguntungkan antara jadi PNS atau pengusaha, ulasan berikut ini bakal cocok untuk dipertimbangkan. Sehingga jika disuruh memilih, Anda tidak akan merasa harus memenuhi pendapat masyarakat jadi PNS atau hanya mengejar pundi-pundi kekayaan sebagai pengusaha.

Inilah Perbedaan antara Menjadi Pengusaha dan PNS

Sejak dulu hingga saat ini, profesi seorang ASN (Aparatur Sipil Negara) a.k.a PNS memang selalu dibandingkan dengan pengusaha. Mereka yang tidak mau ambil risiko, tentu lebih memilih jadi PNS. Namun melihat fakta bahwa orang-orang terkaya baik di Indonesia dan dunia adalah para pengusaha, tentu keinginan menjadi pengusaha jadi meningkat.

Daripada saling beradu pendapat profesi mana yang lebih baik, kami akan mengulas beberapa perbedaan antara jadi PNS atau pengusaha:

Soal Menggali Potensi Diri

Satu hal yang paling mendasar antara profesi pengusaha dan PNS adalah perihal menggali potensi diri. Ketika Anda memutuskan untuk jadi PNS, tentu haruslah menyesuaikan dengan gelar pendidikan yang dimiliki dan menempati jabatan serta kedinasan sesuai dengan minat. Namun jika memilih pengusaha, belum tentu latar belakang pendidikan akan sesuai dengan bisnis yang digeluti.

Bahkan dalam kenyataannya, ada banyak pengusaha sukses yang tidak mengantongi gelar sarjana sekalipun yakni dua orang terkaya di dunia, Bill Gates (Microsoft) dan Mark Zuckerberg (Facebook). Hal ini memang membuktikan ketika Anda menjadi pengusaha, bakal ‘dipaksa’ untuk menggali potensi diri secara maksimal, senantiasa belajar dan akhirnya menuai hasilnya.

Baca Juga: Bingung Antara Usaha Jasa Titip Atau Online shop?

Soal Penghasilan

Banyak yang bilang gaji PNS itu besar, tidak salah hanya saja yang lebih tepat adalah tunjangannya yang besar. Gaji PNS pada dasarnya masih di kisaran UMR, tetapi tunjangan yang membuat seorang PNS semakin tinggi eselonnya, bisa sampai meraup puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan. Menggiurkan memang, tapi jika dibandingkan dengan pengusaha? Jelas ketinggalan.

Seorang pengusaha kuliner lokal bahkan bisa saja meraup omzet harian di angka jutaan rupiah. Jika bisnis itu digeluti secara tekun, bukan tak mungkin penghasilan mereka per bulan mampu menyentuh puluhan dan ratusan juta rupiah. Selain omzet, para pengusaha juga sudah pasti memiliki aset-aset yang menjadikan harta kekayaan mereka melimpah sampai miliaran rupiah.

Soal Jaminan Ketika Pensiun

Inilah salah satu hal yang paling membedakan antara jadi PNS atau pengusaha. Yakni perihal jaminan hari tua. Jika jadi PNS, Anda tentu tak perlu khawatir akan kehidupan masa tua karena pemerintah akan memberikan uang pensiunan dengan besaran setara gaji. Namun jika pengusaha, Anda harus mampu menyiapkan sendiri aset untuk kehidupan masa tua.

Karena itulah banyak pengusaha yang sejak muda sudah mulai melakukan investasi entah properti, emas, saham sampai tabungan deposito. Mereka pun cenderung mewariskan bisnis kepada anak demi menjamin kesejahteraan keluarga di saat tua. Tak heran kalau hidup sebagai pengusaha jauh lebih menantang daripada PNS yang sudah memiliki jaminan nyaman saat tua nanti.

Soal Waktu

Apa yang jadi perbedaan lagi antara jadi PNS atau pengusaha? Jawabannya adalah soal waktu. Saat Anda jadi PNS, Anda haruslah dituntut bekerja setidaknya 8 jam per hari (belum termasuk lembur) sejak Senin hingga Jumat. Selain libur di Sabtu-Minggu, PNS juga sudah pasti libur di hari besar nasional dan memperoleh tunjangan Hari Raya.

Bekerja dari pagi hingga sore kadang memang membuat seseorang merasa jenuh. Dibandingkan PNS, waktu para pengusaha untuk bekerja memang jauh lebih fleksibel. Anda bisa bebas memulai bisnis setiap hari pada pukul berapapun dan beristirahat. Tetapi hal ini juga berarti Anda bisa saja tidak libur di akhir pekan dan tetap menjalankan bisnis itu di hari-hari libur nasional.

Soal Kewenangan dalam Bekerja

PNS tidaklah bisa bekerja sesuai dengan kemauannya. Ketika Anda sudah lolos menjadi abdi negara, seluruh hidup Anda haruslah demi melayani masyarakat. Sehingga SOP seorang PNS sudah diatur oleh atasan. Apapun yang akan Anda lakukan, harus minta izin atasan hingga Menteri yang terlibat. Bagi mereka yang sulit diatur, tentu kewajiban dan kewenangan bekerja sebagai PNS menyulitkan.

Saat Anda jadi seorang pengusaha, jelas tidak akan diatur oleh atasan. Sebagai pengusaha, Anda bertindak sebagai pemilik sekaligus pemimpin. Apapun yang Anda kerjakan tentu bakal berimbas pada bisnis. Ketika bisnis semakin sukses, Anda pun bisa memiliki karyawan dan memiliki kewenangan penuh. Inilah yang menjadi perbedaan utama antara jadi PNS atau pengusaha.

Baca Juga: Reksadana vs Deposito, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Soal Pandangan di Masyarakat

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa jika bicara soal pandangan masyarakat terhadap jadi PNS atau pengusaha, sudah pasti PNS bakal memiliki nilai plus. Merupakan profesi melayani masyarakat, Anda akan cukup disegani sekalipun masih menjadi PNS golongan terendah. Bahkan ada kelakar yang menyebutkan jika setiap orangtua hanya bersedia menerima menantu PNS.

Namun sebaliknya, jika Anda menjadi pengusaha haruslah memiliki mental yang kuat. Di saat Anda masih memulai bisnis, akan ada banyak orang yang meremehkan. Apalagi ketika bisnis itu gagal, bisa saja Anda dikucilkan dari pergaulan. Tetapi saat bisnis yang digeluti akhirnya berhasil dan penghasilan Anda bertambah, siapapun justru akan memandang takjub dan mendekat.

Bagaimana? Sudah cukup memahami perbedaan antara jadi PNS atau pengusaha? Seperti yang disebut sebelumnya, kedua profesi ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda bisa memilih salah satu di antaranya yang paling sesuai dengan minat. Jangan sampai memilih profesi hanya karena mengikuti tuntutan lingkungan karena justru bakal menjadi beban pada diri.

Apapun profesi yang dipilih, jika ditekuni dengan sepenuh hati tentu bakal memberikan hasil maksimal. Ada banyak cerita PNS yang juga sukses menjalani bisnis sampingan, tapi masih banyak pula para PNS yang justru menjadi seorang pengusaha setelah resign. Mau jadi PNS atau pengusaha? Semua terserah Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *