Tips Mengurangi Risiko Trading Saham

Trading saham memang menjadi salah satu aktivitas dalam menghasilkan uang melalui internet yang sangat diminati saat ini. Sebenarnya tidak mengherankan, selain mudah dilakukan. Trading merupakan transaksi dalam jangka waktu pendek, namun dapat menghasilkan uang dalam jumlah banyak. Tapi yang perlu diketahui, dalam trading juga jangan melupakan high risk, high return.

Strategi Paling Ampuh Mengurangi Risiko Saat Trading Saham

Dalam trading, tentunya proses tidak selalu mulus bak jalan tol. Karena risiko kerugian juga sangat tinggi. Terlebih bagi pemula yang belum berpengalaman di bidang trading saham. Namun bukan berarti tidak ada cara jitu untuk meminimalisir kebangkrutan yang mengintai. Di bawah ini adalah beberapa strategi ampuh untuk mengurangi risiko saat melakukan trading.

1. Mulai Dengan Modal Sedikit

Seperti yang pasti telah Anda ketahui, bahwa trading juga membutuhkan modal. Namun bedanya, tanpa minimal tertentu. Jadi, bisa menyesuaikan dengan keinginan. Dan bagi pemula, usahakan bermain dengan uang sedikit terlebih dahulu. Jangan langsung tertarik dengan untung besar, kalau bermain dengan dana banyak. Karena risikonya sangat tinggi.

Ingatlah, bahwa seseorang membutuhkan waktu dan proses belajar untuk bisa menjadi profesional. Jadi, jangan terlalu ambisius saat pertama kali bermain di dalam pasar saham. Anda harus memiliki pengalaman cukup, sebelum memutuskan untuk langsung menghabiskan dana dalam nominal besar.

Baca Juga: Langkah Cara Investasi Saham Online Yang Menguntungkan Bagi pemula

2. Mengetahui Cara Membaca Pergerakan Saham

Meskipun kelihatannya sangat sepele, namun ternyata ada banyak sekali trader yang merugi karena hal ini, khususnya para pemula. Kalau Anda tidak bisa membaca pergerakan di pasar saham, dan membedakan mana saham trend naik, atau turun. Bisa menjadi bumerang bagi Anda. Karena dalam situasi ini, kebanyakan trader membeli saham dengan asal tebak.

Kalau sudah begitu, maka bersiap-siaplah untuk kehilangan uang. Supaya bisa mahir membaca trend saham, calon trader diwajibkan memahami cara analisis grafik sederhana mengenai harga saham. Supaya tidak bingung saat menganalisisnya.

3. Membeli Saham Secara Bertahap

Trading dan investasi saham memang kelihatan mudah, namun tidak bisa disepelekan. Apalagi, gejolak pergerakan di pasar saham ini sangat kuat, dan trend saham juga turun naik tanpa mengenal waktu. Untuk meminimalisir kerugian, maka sebaiknya lakukan pembelian saham secara bertahap. Hindari buy saham dalam satu waktu sekaligus.

Selain itu, sebagai trader juga harus melakukan pertimbangan dalam berbagai aspek sebelum memutuskan untuk membeli. Jangan pernah membeli saham tanpa berpikir terlebih dahulu. Karena akibatnya bisa sangat fatal.

4. Membeli Saham dari Beberapa Sektor

Meskipun dalam aktivitasnya membeli saham dari beberapa sektor yang berbeda ini cukup rumit. Namun ini sangat ampuh untuk mengatasi risiko rugi. Dengan membeli beberapa saham dari pihak berbeda, maka Anda secara tidak langsung juga mencari cara untuk jaga-jaga kalau tiba-tiba ada saham yang merosot.

5. Cut Loss

Strategi ini bisa dikatakan harus dilakukan, saat trend saham milik Anda terus menurun dalam jangka waktu bersamaan. Cut loss memiliki makna memutus kerugian. Yaitu dengan cara menjual saham yang sudah terlanjur anjlok. Ini tentunya masih lebih baik, sebelum perusahaan tersebut bangkrut. Dan Anda menderita kerugian finansial lebih besar.

Baca Juga: Investasi: Trading Saham VS Menabung Saham

Meskipun tidak ada jaminan 100% kalau strategi di atas dapat mengelakkan Anda dari kerugian dalam trading. Namun setidaknya dapat meminimalisir tingkat kerugian yang akan terjadi. Apalagi bagi pemula, yang belum memiliki pengalaman luas di bidang trading saham. Dan baru mulai akan mencoba keberuntungan di dunia trading. Pastinya tips di atas akan bermanfaat sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *