Pentingnya Back Up Blog

Blog kini bisa jadi lahan bisnis sehingga Anda harus pentingnya back up blog supaya menggunakannya lebih maksimal

Setiap pengelola blog, tentu harus tahu betapa pentingnya back up blog. Apalagi saat ini, blog bukan hanya sebagai tempat Anda menuliskan keluh kesah sehari-hari. Blog sudah bertransformasi menjadi sebuah identitas yang mampu meningkatkan nilai diri seseorang. Sebuah blog yang dikelola secara profesional bahkan mampu mendatangkan iklan dan akhirnya penghasilan.

Sebut saja bagaimana para traveller yang menuliskan kisah perjalanan mereka di sebuah blog, akhirnya menarik perhatian maskapai atau agen wisata untuk mempromosikan produk mereka. Begitu pula dengan blogger yang kerap menulis review film, bisa saja akan memperoleh undangan nonton film gratis. Tak heran kalau kini banyak yang mengelola blog dengan lebih maksimal.

Hanya saja kadang orang-orang hanya fokus pada konsistensi posting artikel di blog dan lupa akan pentingnya back up blog. Padahal jika Anda memang menjadikan blog itu sebagai media untuk branding diri, back up haruslah dilakukan secara rutin. Ada banyak sekali hal-hal yang bakal muncul jika Anda jarang back up data blog dan akhirnya malah merugikan diri sendiri.

5 Alasan Kenapa Anda Harus Back Up Blog

Semakin meningkatnya pemahaman masyarakat Indonesia akan teknologi internet, membuat pemilik blog pun makin beragam. Bahkan bisnis-bisnis online mulai menggunakan perantara blog untuk mengenalkan produk barang atau jasa mereka. Dengan begitu, sudah seharusnya para pemilik dan pengelola blog ini tahu pentingnya back up blog.

Secara mudahnya, proses back up blog ini adalah menyimpan salinan file dan database blog ke media eksternal supaya jika terjadi kehilangan data sewaktu-waktu, tidak akan bikin bingung. Nah, supaya Anda semakin memahami betapa pentingnya back up blog, lima alasan yang bakal diulas berikut ini bisa jadi pertimbangan:

1. Terjadinya Human Error

Sepintar-pintarnya manusia, pasti pernah melakukan kesalahan. Begitu pula dengan Anda yang mungkin saat sedang fokus mengubah pengaturan blog, tidak sengaja salah menekan tombol sehingga membuat data-data penting dalam blog itu hilang. Jika ini terjadi, tentu siapapun bakal bingung apalagi jika blog tersebut punya fungsi yang sangat penting.

Untuk itulah karena alasan ini, Anda haruslah sering-sering melakukan back up blog secara rutin. Bisa saja menggunakan jasa penyedia hosting yang menawarkan back up rutin. Hanya saja paket back up ini biasanya merupakan pelayanan tambahan dengan biaya yang berbeda. Namun tidak ada salahnya memastikan tempat hosting yang dipilih punya layanan back up blog.

2. Blog Jadi Korban Aksi Peretasan

Untuk menulis dan mengunggah artikel pada blog, dibutuhkan yang namanya CMS (Content Management System). Sekadar informasi, CMS ini adalah sebuah platform open source yang membuat setiap orang punya akses terhadap sumber kodenya. Karena open source inilah, para peretas bisa saja melancarkan aksi mereka dengan menyusupi sebuah blog dan membuat kekacauan.

Apalagi jika Anda termasuk orang yang cukup malas melakukan update CMS, peluang untuk jadi sasaran hacker makin besar. Sebuah blog yang sudah diretas bisa saja kehilang seluruh data-data pentingnya dan digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab demi kepentingan yang keliru.

Baca Juga: Tips Agar Blog/Web Terlindung dari Hacker

3. Perangkat Rusak

Salah satu media penyimpanan yang sering dipilih untuk menyalin data-data dalam blog adalah hard drive komputer. Tak salah memang, tapi Anda harus tahu kalau yang namanya perangkat, secanggih apapun dan sehebat apapun spesifikasinya, tetap berpeluang rusak. Untuk itulah Anda harus tahu pentingnya back up blog, supaya bisa menyalin database ke tempat lain.

4. Kesalahan Saat Proses Update

Ada banyak sekali upaya untuk membuat performa blog tetap maksimal seperti update plugin, software, hingga fitur-fitur lain dalam blog. Namun kadang kala, proses update file inti ini malah membuat tampilan blog kacau. Jika Anda sudah terbiasa melakukan back up blog, ternyata crash system tak akan terlalu merugi karena sudah memiliki salinan data untuk proses pemulihan cadangan.

5. Ancaman Malware dan Virus

Selain aksi peretasan, alasan lain yang membuat Anda wajib memahami betapa pentingnya back up blog adalah ancaman Malware dan virus. Jika peretasan membuat blog Anda diambil alih oleh hacker, masuknya Malware dan virus tak ubahnya menggerogoti server blog dan dengan mudahnya menghapus file-file penting sampai membuat blog jadi down.

Sekadar informasi, hampir setiap harinya ada satu juta lebih perangkat malware yang dibuat sehingga menjadikan blog tanpa perlindungan maksimal sangatlah rentan. Kendati mungkin Anda sudah memasang firewall, tetap saja yang namanya malware dan virus bisa masuk. Oleh karena itu, pastikan memiliki salinan data penting dari blog supaya jika down, mudah dibenahi kembali.

Baca Juga: Cara Pasang Adsense Di Blog Pribadi Dan Tips Blog Agar Banyak Dikunjungi

Cara Back Up Blog

Dari alasan-alasan yang sudah diungkapkan, terbukti bahwa setiap pengelola blog memang harus mempelajari pentingnya back up blog. Tidak sulit kok untuk melakukan salinan data ini, karena ada dua jenis proses back up yang bisa Anda lakukan yakni back up seluruh postingan blog dan back up template blog yang berkaitan dengan tampilannya.

1. Tahapan Back Up Postingan Blog

Rasa sedih jelas terasa ketika mendadak data dalam blog itu tidak bisa diakses lagi. Karena itulah untuk mengantisipasi kejadian tersebut, Anda wajib mengerti pentingnya back up blog. Tidak sulit, seperti inilah cara back up postingan dalam blog Anda:

  1. Masuk ke dashboard CMS dan kemudian masuk ke menu SETTING atau SETELAN. Beberapa CMS akan memiliki opsi LAINNYA alias OTHERS yang harus Anda pilih sampai menemukan menu ALAT BLOG
  2. Dalam menu ALAT BLOG, biasanya ada tiga pilihan yakni IMPOR – EKSPOR – HAPUS BLOG. Lantaran ingin menyalin data-data penting dalam blog, pilih EKSPOR BLOG dan kemudian UNDUH
  3. Jika Anda menggunakan koneksi internet yang cepat sekalipun ada banyak sekali postingan pada blog, proses back up bakal singkat
  4. Setelah selesai, Anda akan mendapatkan file dalam bentuk .xml yang nantinya bisa Anda simpan di dalan PC, harddisk external atau blog lain. Ada baiknya memiliki lebih dari satu tempat penyimpanan data back up blog, supaya jika salah satu tempat penyimpanan rusak, Anda tidak akan bingung
  5. Kalau ingin mengembalikan hasil backup, Anda tinggal memilih menu IMPOR BLOG yang berupa file .xml dan tunggu prosesnya hingga tampilan blog kembali seperti semula

Baca Juga: Tips dan Trik Meningkatkan Traffic Blog/Website Secara Efektif

2. Tahapan Back Up Template Blog

Bukan hanya seluruh data dalam blog yang bisa Anda salin dan selamatkan, rupanya tampilan desain template pun begitu. Biasanya back up template ini dilakukan saat ingin mengubah kode script HTML template blog. Bagaimana caranya? Tinggal menuju menu TEMPLATE dan kemudian pilih BACK UP atau RESTORE

Bagaimana? Tidak sulit bukan sebetulnya untuk melakukan back up dalam blog kesayangan? Untuk itulah jika Anda memang sudah memahami pentingnya back up blog, tentu harus menetapkan jadwal khusus. Setidaknya lakukan back up blog secara rutin entah 1-2 minggu sekali hingga sebulan sekali. Dengan begitu Anda bisa lebih siap jika hal buruk terjadi pada blog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *