Cara Isi Ulang Tinta Printer Model Suntik

Mengisi tinta printer secara mandiri alias tanpa bantuan dari tempat service bisa jadi menjadi pilihan Anda guna mendapatkan efektifitas waktu. Akan tetapi, banyak masyarakat awam yang belum memahami bagaimana cara mengisi ulang tinta printer yang benar, terlebih dengan menggunakan model suntik.

Tanda garis-garis pada selang printer bisa jadi menunjukkan kondisi bahwa di dalam Catridge Printer tersebut mulai menipis, dalam keadaan ini Anda harus segera melakukan isi ulang. Pastikan Anda melakukan pengisian ulang sebelum tinta benar-benar habis.

Cara Isi Ulang Tinta Printer Suntik

Mengisi tinta pada printer tidak boleh dilakukan dengan asal, proses ini membutuhkan ketelitian dan kecermatan tinggi terlebih jika menggunakan model suntik. Anda harus berhati-hati jika tidak ingin cartridge dan printer menjadi rusak, beli tinta refill yang telah teruji kualitasnya dan bukan yang abal-abal.

Persiapkan Alat

  • Tinta refill.
  • Kain lap bersih atau bisa menggunakan tisu.
  • Apabila Cartride masih baru dan belum pernah dilubangi, persiapkan pula solder.
  • Siapkan air panas, hal ini digunakan jika Cartridge sudah berumur dan jarang diisi ulang.
  • Fungsi air panas adalah agar spon penampung tinta dalam cartridge dapat melunak terlebih dahulu.

Buat Lubang

Membuat lubang diperlukan jika kondisi cartridge masih dalam keadaan tersegel alias belum pernah dilakukan pengisian ulang tinta. Harus sangat diperhatian dalam membuat lubang tidak boleh terlalu besar atau sebaliknya, yakni terlalu kecil.

Pastikan lubang yang dibuat muat dimasukki jarum tinta suntik, jika lubang terlalu besar dikhawatirkan nantinya tinta tidak akan sempurna masuk ke dalam cartridge begitu juga sebaliknya. Langkah pertama ini memang memerlukan ketelitian yang sangat tinggi.

Masukkan Tinta Suntik

Jika lubang sudah berhasil dibuat, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memasukkan tinta menggunakan suntik, kurang lebih suntik yang memiliki ukuran 5ml. Suntikkan sampai habis tinta yang ada di dalam suntikkan tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi Printer Murah Layak Beli

Ambil Penyedot

Jika Anda sudah menyuntikkan seluruh tinta ke dalam Cartridge, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengambil penyedot. Kemudian sedot tinta dari bawah cartridge. Ketika melakukan penyedotan, usahakan jangan terlalu banyak, pastikan tinta bisa mengalir memasuki Nozzle head.

Untuk melakukan pengecekan apakah tinta sudah mengalir memasuki nozzle head, Anda dapat mengujinya dengan menggunakan tisu. Caranya sangat mudah, cukup menempelkan tisu tersebut tepat di bagian nozzle head itu sendiri.

Masukkan Cartride

Jika semua langkah diatas telah dilakukan, tahap terakhir cara mengisi ulang printer dengan metode suntik adalah memasukkan kembali Cartridge ke dalam posisi semula, jangan lupa untuk melakkan Head Cleaning pada printer yang baru saja Anda isi ulang tintanya.

Head Cleaning dilakukan untuk menghindari hasil cetakan putus-putus atau tampak bergaris ketika dilakukan proses pencetakkan menggukan printer tersebut. Proses isi ulang tinta printer dengan metode suntik berhasil dilakukan dengan baik.

Melakukan isi ulang tinta printer dengan metode suntik akan lebih mudah dan praktis jika dilakukan secara mandiri alias oleh Anda sendiri. Anda tidak perlu repot-repot membawa cartridge ke tempat service yang biasanya menyediakan jasa isi ulang tinta.

Cara melakukan isi ulang tinta printer dengan menggunakan metode suntik diatas merupakan sedikit penjelasan dan pengertian tentang bagaimana langkah-langkah mudah yang harus Anda lakukan dan perhatikan secara seksama dan teliti. Ketelitian ini berdampak pada masa depan printer dan Cartridge Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *