Dividend Yield untuk Potensi Investasi yang Menguntungkan

Dalam investasi saham ada 2 metode yang dapat di aplikasikan oleh investor untuk menggali keuntungan, yaitu capital gain, dan dividend yield. Kedua metode tersebut memiliki potensi untung dan risiko berbeda. Dalam dividend yield misalnya, disini investor akan bermain dalam jangka panjang dengan cara “keep” saham. Atau tidak memperjualbelikan aset saham dalam waktu lama.

Apa Saja yang Harus Diperhatikan dalam Dividend Yield?

Bagi calon investor pemula yang belum memahami mengenai metode untuk mendapat keuntungan dari jual beli saham. Dan berminat untuk berkecimpung dalam dividend yield. Di bawah ini adalah 3 hal yang harus diperhatikan.

1. Risiko kecil keuntungan kecil

Secara genera, risiko kerugian dalam dividend yield ini terbilang cukup minim. Namun juga dibarengi dengan keuntungan materiil yang rendah. Apalagi sifatnya adalah jangka panjang. Jadi, jauh berbeda dengan trading secara rutin. Meskipun begitu, keuntungannya adalah karena keamanan modal terjamin, dan saham dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.

2. Memprioritaskan Modal

Dalam dividend yield, Anda harus menjadikan keamanan modal sebagai prioritas utama. Oleh sebab itu, sebaiknya lakukan riset mendalam tentang perusahaan dimana Anda akan berinvestasi. Mulai dari rekam jejak perusahaan, kualitas dan juga tingkat popularitas produk yang dijual, hingga marketing leader dari perusahaan tersebut.

Hal di atas wajib dilakukan oleh calon investor demi menjaga kestabilan dividen yang akan didapatkan. Selain itu, pastikan juga kalau perusahaan memang memiliki perencanaan matang. Jadi, bukan hanya berfokus pada memberikan dividen tinggi saja, tapi juga mampu mengembangkan perusahaan.

3. Memahami Divinded Yield

Dalam metode investasi dividend yield, ada 2 aspek yang harus diperhatikan oleh calon investor. Yang pertama adalah fokus mencari perusahaan dengan pertumbuhan lambat, tapi pembagian dividen tinggi. Yang kedua adalah, mencari perusahaan dengan dividen nominal rendah, tapi memiliki potensi untuk tumbuh pesat dalam beberapa tahun.

Di antara kedua aspek tersebut, Anda bisa memilih salah satu yang memang sesuai dengan kemampuan. Jika Anda memiliki masalah sulit melakukan analisis secara fundamental, maka strategi pertama cocok di aplikasikan. Namun untuk Anda jeli memperhatikan kondisi dan situasi perusahaan, maka strategi kedua sangat direkomendasikan. Karena lebih stabil.

Baca Juga: Saham : Mencari Keuntungan dari Dividend atau Capital Gain?

Cara Menghitung Dividend Yield

Sebelum memutuskan untuk memilih investasi dividend yield, maka Anda harus sudah tahu bagaimana cara menghitung nominal dividen dari sebuah saham. Dividen disini merupakan laba bersih yang diberikan oleh manajemen perusahaan kepada para pemegang saham. Secara lebih spesifik, besar dividen bukan hanya dilihat dari nominal. Namun juga balance dengan perusahaan.

Untuk menghitung hasil investasi dari dividend yield, maka rumus yang digunakan adalah: Dividen yang dibagikan (per lembar saham) : harga saham (per lembar). Dan hasil yang didapatkan adalah jumlah nominal hasil dalam bentuk persen.

Contoh:

Dividen yang dibagikan (per lembar saham) = Rp. 300

Harga saham per lembar = 10.000-

Dividend yield = Rp. 300: Rp, 10.000 = 3 %

Tapi harus diketahui kalau dividend yield ini tidak bersifat permanen. Karena akan selalu berubah mengikuti pergerakan harga saham perusahaan, di pasar saham. Jadi, semakin besar dividend yield, maka jumlah dividen yang diterima semakin besar dibandingkan dengan harga saham, dan sebaliknya. Namun, anjloknya harga saham juga dapat membuat dividend yield semakin tinggi, sehingga dividend yield pada dasarnya tidak bisa dijadikan sebagai patokan utama. Semakin stabil harga saham suatu perusahaan, performa perusahaan yang ditunjukan dari dividend yield semakin akurat.

Baca Juga: Mempertimbangkan EPS (Earning Per Share) untuk Investasi Saham Jangka Panjang dan Pengaruhnya Terhadap Dividen

Dengan memilih perusahaan yang benar-benar prospek, maka investasi dividend yield jelas lebih menguntungkan. Oleh sebab itu, sebelum terjun ke dunia investasi dividend yield, pastikan Anda memiliki kemampuan untuk analisis perusahaan terlebih dahulu. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *