Tips Membangun Website Online Shop

Membangun website online shop bukanlah hal yang mudah. Anda perlu mengetahui tips berikut ini. Simak ulasannya.

Membangun website online shop di tengah persaingan toko dalam jaringan memang tidak mudah. Setiap website saling berlomba menghadirkan lebih banyak pengunjung. Terutama pengunjung yang berpotensi melakukan transaksi pembelian. Transaksi pembelian yang semakin banyak secara otomatis mendatangkan penghasilan yang banyak pula. Bahkan Anda bisa dengan mudah memperoleh keuntungan tanpa dibatasi waktu dan tempat.

Ternyata, membuat website online shop membutuhkan keseriusan. Meskipun tidak harus sesuai dengan standar desain layout yang banyak digunakan toko dalam jaringan saat ini. Namun, website jualan Anda perlu memiliki powerfull yang mampu menarik orang untuk membeli produk. Jadi, penting sekali membangun website jualan sederhana tetapi interaksi pembeliannya luar biasa. Simak ulasannya berikut ini.

Jenis Website Online Shop

Sebelum membuat toko dalam jaringan, Anda perlu mengenal jenis website online shop terlebih dahulu. Hal ini akan membantu Anda untuk menyusun langkah strategis membangun penjualan. Misalnya, Anda memilih penggunaan WordPress, Shopify atau Wix untuk membuka toko online. Ketiga platform tersebut memberikan kemudahan dan akses desain serta tema layout yang berbeda. Setelah memilih penggunaan platform tertentu, Anda dapat memilih jenis toko dalam jaringan sebagai berikut.

1. Website Semi Online Shop

Desain yang dimiliki website semi online shop tergolong sederhana. Pada jenis website ini, Anda tidak akan menemukan plugin shopping cart atau fitur keranjang belanja. Sebagai pengganti fitur tersebut, website semi online shop menyediakan formulir pemesanan. Formulir pemesanan bisa langsung terhubung ke telepon atau sms. Umumnya, website akan memanfaatkan halaman landing page atau squeeze page yang ditambah dengan informasi kontak penjual.

2. Website Full Online Shop

Sesuai dengan namanya, desain website full online shop dilengkapi fitur lengkap untuk berbelanja. Mulai dari fitur shopping cart, katalog produk hingga ruang obrolan. Semua fitur tersebut akan memudahkan proses penjualan. Bahkan membuat konsumen layaknya berada di mall sungguhan yang sangat terlayani. Membangun website online shop seperti ini biasanya paling nyaman dari sisi pengunjung.

Baca Juga: Kesalahan yang Menghambat Kesuksesan Online Shop

Dua Hal Penting untuk Membuat Website Online Shop

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa volume transaksi dalam jaringan meningkat lebih banyak dari transaksi konvensional. Data tersebut tentu semakin mendukung adanya kesempatan produk terjual lebih besar pada transaksi dalam jaringan. Maka tidak heran jika Anda juga perlu terlibat dalam membuat website jualan. Setidaknya, ada dua hal penting yang harus Anda miliki untuk membuat website jualan, yaitu.

1. Domain

Domain merupakan alamat website jualan Anda di dalam jaringan. Bagi pemula mengetahui apakah Anda membutuhkan domain atau tidak untuk berjualan itu sangat penting. Misalnya, Anda hanya berjualan dengan sistem bisnis drop shipping berarti Anda belum terlalu membutuhkan domain. Sementara itu, jika Anda berjualan dengan bisnis produk sendiri berarti Anda membutuhkan keberadaan domain. Anda dapat memilih domain website jualan yang kompatibel seperti .com atau .co.id.

2. Hosting

Hosting merupakan ruang yang digunakan untuk meletakkan semua file website jualan sehingga tersimpan dengan rapi. Nantinya, semua file website bisa diakses melalui internet seperti file gambar, video, email, database atau program. Penggunaan hosting juga berfungsi untuk memamerkan semua file website jualan. Terdapat banyak jenis layanan hosting yang bisa digunakan. Anda bisa memilih hosting yang menyediakan banyak fitur termasuk desain yang nyaman untuk jualan.

Baca Juga: Niagahoster, Salah Satu Web Hosting yang Paling Direkomendasikan

Desain Website Online Shop

Banyak para pembeli dalam jaringan menemukan masalah ketika berbelanja. Hal tersebut bisa terjadi karena kondisi website yang sulit diakses, barang yang tidak mudah ditemukan atau informasi pemesanan tidak tersedia. Kondisi ini bisa menyebabkan pembeli meninggalkan website jualan Anda. Bahkan setelah memutuskan membeli suatu barang. Maka, membangun website online shop tidak hanya mengutamakan kenyamanan tetapi menarik juga secara visual.

Desain cantik biasanya mampu menarik perhatian. Sedangkan desain buruk bisa mempercepat pembeli untuk beralih ke website lain. Faktanya, desain website sudah berperan sejak pengunjung membuka halaman website pertama kali. Kemudian melanjutkan pencarian barang yang ingin dibeli hingga akhirnya berbelanja. Jika desain dirancang semakin mudah maka semakin cepat pengunjung melakukan transaksi pembelian dan Anda memperoleh keuntungan.

Berikut ini tips membuat desain pada website jualan Anda, yaitu.

1. Memasang Logo Toko

Bagian terpenting dari website jualan adalah logo toko. Pasalnya, setiap hari banyak website jualan yang bermunculan sehingga menimbulkan persaingan ketat. Oleh sebab itu, Anda harus memastikan bahwa website jualan yang dimiliki sudah memasang logo toko. Terlebih lagi, logo toko dirancang agar mudah diingat dan cepat dikenali pembeli. Selain itu, logo toko harus mampu membangun kepercayaan dan kualitas terhadap toko yang dapat berimbas pada produk jualan.

Umumnya, logo toko dalam jaringan memiliki dua ciri utama, yaitu sederhana dan berupa teks dalam ukuran besar. Hal tersebut memberikan efek pada nama toko yang mudah terbaca dengan jelas dan dapat dikenali. Alhasil, pengunjung website akan mudah mencari dan berkunjung kembali sehingga kemungkinan mendatangkan transaksi pembelian menjadi lebih besar. Logo juga harus diperkuat dengan memasukkan unsur branding. Seperti pemberian atribut warna utama yang senada dengan tombol-tombol di website.

2. Kombinasi Warna yang Menghipnotis

Mengambil keputusan untuk membangun website online shop berarti Anda siap dengan produk jualan yang banyak dan beragam. Jumlah produk ini akan membuat konten website menjadi penuh dan padat. Lalu secara otomatis berdampak pada pengunjung yang akan dihadapkan oleh sederet produk dan informasinya. Keberadaan konten yang penuh dan padat juga membuat hosting semakin sesak sehingga tidak bisa bekerja optimal. Akibatnya, akses terhadap website menjadi berat dan sulit.

Kondisi tersebut bisa diperparah dengan penambahan desain hiasan yang diberikan. Alih-alih, membuat nyaman secara visual, Anda justru mengusir pengunjung secara halus. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memilih desain hiasan yang minimalis. Salah satu elemen terpenting yakni bermain kombinasi warna yang menghipnotis pengunjung. Contoh, penggunaan warna putih untuk latar belakang website.

Beberapa kombinasi warna lain yang bisa Anda gunakan pada website jualan sebagai berikut ini.

  • Hitam; membuat tulisan atau konten terbaca jelas tetapi tidak boleh banyak digunakan. Penggunaannya harus dipadukan dengan warna lain yang memancarkan ketenangan seperti putih.
  • Abu-abu; baik digunakan sebagai latar belakang yang bisa dipadukan dengan warna terang. Misalnya merak, orange dan biru.
  • – Ungu; mampu mendorong pengunjung untuk berbelanja.
  • – Biru; menghadirkan nuansa sejuk dan nyaman. Umumnya digunakan pada desain website terutama biru muda atau terang.
3. Fitur Mudah dan Informatif

Desain website jualan memang harus didukung oleh fitur yang mudah dan informatif. Seperti fitur ulasan produk, navigasi, search bar, kontak dan tahapan pemesanan. Fitur ulasan bermanfaat sebagai informasi persuasif yang semakin mendorong pengunjung untuk membeli produk tertentu. Setidaknya, 61% pembeli dalam jaringan mengamati ulasan produk yang akan dibelinya. Selain itu, fitur ulasan produk dapat meningkatkan pembelian sebanyak 4,6%. Tampilkan juga foto produk yang berkualitas.

Dengan perkembangan pesat teknologi di bidang e-commerce, Anda dapat memulai usaha online shop sendiri dari nol, bahkan tanpa modal!
Dengan metode yang tepat, sebuah website online shop dapat meningkatkan omzet penjualan secara signifikan hanya dari balik layar.

Membangun website online shop juga tergantung pada kepuasan layanan website jualan. Keberadaan tombol navigasi akan membantu mengarahkan pengunjung melihat satu produk ke produk lainnya. Search bar dapat membantu pengujung mencari produk yang diinginkan sesuai kategori yang lebih spesifik. Kontak juga membantu pengunjung terhubung dengan penjual. Selain itu, tahapan pemesanan sebaiknya ditampilkan dalam satu halaman tertentu dengan beberapa kolom permintaan yang singkat dan jelas.

Baca Juga: Tips Berkompetisi dalam Online Shop Internasional

Terhubung dengan Media Sosial

Bagian paling efektif untuk mempromosikan website jualan yakni melalui media sosial. Terhubung dengan media sosial dapat meningkatkan jumlah pengunjung ke website. Apalagi jika media sosial sudah terintegrasi dengan website. Pengunjung bisa melihat produk yang sedang dibutuhkan tampil di media sosial sehingga melakukan pembelian ke website.

Sebaliknya, pengunjung bisa juga membagikan produk yang sudah dibeli di website ke media sosial sehingga dilihat oleh lebih banyak orang. Alhasil, pengunjung website semakin banyak dan luas. Otomatis, traffic website jualan menjadi meningkat. Membangun website jualan juga semakin mudah dilakukan. Bahkan transaksi pembelian bisa semakin besar.

Itulah beberapa tips penting yang berkaitan dengan membangun website online shop yang bisa Anda terapkan. Tentu Anda bisa merancang sendiri website jualan sesuai kebutuhan. Bahkan Anda bisa memberikan sentuhan personal yang lebih unik dibandingkan menggunakan jasa pembuat website. Umumnya, sentuhan personal dapat meningkatkan ciri khas sehingga semakin mudah diingat oleh pengunjung.

Related Post

Ojek Online: GOJEK vs GRAB Sebagai layanan transportasi online yang sedang digandrungi, gojek vs grab memiliki perbedaan berikut! Gojek dan grab merupakan startup jasa trasport...
3D Printing untuk Baju? Kenapa Tidak Setiap orang pasti ingin memiliki penampilan menarik. Salah satu cara untuk tampil menarik adalah dengan mengenakan pakaian keren dan unik. Jika anda ...
Tips Memulai Investasi Saham dan Reksadana Bagi Pe... Mau terjun ke dunia investasi saham atau reksadana, tapi bingung memulainya? Baca tips memulai investasi saham dan reksadana bagi pemula ini dulu. Du...
Macam-macam Instrumen Investasi dan Karakteristikn... Instrumen investasi adalah macam-macam objek yang perlu dipahami oleh para investor agar dapat meminimalisir risiko kerugian. Ketika hendak berinvest...
Memulai Usaha di Depan Komputer Tanpa Modal Sekarang ini jamannya digital, semua yang kita mau dan ingin lakukan bisa dengan mudah kita dapatkan. Hanya dengan menggunakan laptop, komputer, dan h...
Memulai Usaha Barbershop (Franchise) Bisnis franchise barbershop merupakan salah satu bisnis yang kini sedang berkembang pesat terutama di kalangan pengusaha muda. Perkembangan bisnis bar...
Cara Membuat Daftar File (Filename List) dengan Mu... Jika anda seorang kantoran yang bekerja di hadapan laptop/komputer seharian, kadang kala kita menghabiskan waktu hanya untuk menulis ulang daftar file...
Menghasilkan Uang dengan Streaming Game Hasilkan uang dengan main game? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk dapatkan uang dengan cara ini. Simak ulasan berikut! Di era digital seper...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *