UMKM Berbasis Ekonomi Islam (Syariah)

Sistem ekonomi islam atau ekonomi syariah memang berbeda dari sistem ekonomi konvensional yang banyak digunakan oleh sebagian besar pelaku usaha. Namun, banyak pihak yang menilai bahwa sistem ekonomi syariah lebih pas untuk menyokong kemajuan UMKM. Untuk anda perintis usaha, tidak ada salahnya untuk mencoba menciptakan UMKM ekonomi Islam agar usaha anda dapat cepat berkembang.

Kiat Menjalankan UMKM Ekonomi Islam

Menjalankan UMKM ekonomi konvensional dengan UMKM ekonomi syariah tentu membutuhkan strategi yang berbeda. Berikut beberapa strategi yang dapat anda lakukan untuk mengembangkan usaha kecil menengah anda menjadi UMKM ekonomi Islam yang sukses.

1. Gunakan pembiayaan syariah dari bank atau lembaga ekonomi syariah

Pembiayaan adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM. Pembiayaan konvensional biasanya memiliki bunga yang cukup tinggi. Meskipun ada KUR yang berbunga 7%, kredit ini masih dirasa cukup memberatkan bagi sebagian pelaku UMKM. Namun, jika anda beralih ke pembiayaan syariah, anda tidak diharuskan untuk membayar bunga pinjaman karena sistem ekonomi Islam melarang adanya bunga. Banyak pihak yang berpendapat bahwa sistem bagi hasil dalam lembaga keuangan syariah lebih meringankan debitur.

2. Me-manage keuangan secara syariah

Selain menggunakan pembiayaan syariah, anda juga harus memanage keuangan UMKM anda dengan menggunakan sistem ekonomi Islam. Itu berarti, anda tidak diperbolehkan untuk menjual produk anda secara kredit berbunga dan tidak menerima pembayaran kartu kredit. Dalam mengambil untung, anda juga tidak diperbolehkan mengambilnya terlalu banyak sehingga memberatkan konsumen.

3. Memanfaatkan komunitas

Untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah syariah, pelaku usaha sebaiknya mempraktikan usaha berbasis komunitas. Ini berarti, pelaku UMKM syariah harus menjual produk yang diperlukan oleh komunitas-komunitas di lingkungannya, terutama komunitas muslim. Selain itu, ia juga harus bekerja sama dengan berbagai anggota komunitas di sekitarnya sehingga tercipta jaringan pasar yang semakin luas.

4. Meningkatkan daya saing

Untuk bisa sukses dalam persaingan bisnis, pelaku UMKM tentu harus mampu meningkatkan daya saing. Konsumen-konsumen tertentu mungkin memandang sebelah mata pada produk UMKM syariah. Oleh sebab itu, anda harus mampu membuktikan pada mereka bahwa produk yang anda jual juga memiliki kualitas yang sama bagusnya dengan produk-produk konvensional lain. Pembuktian ini dapat anda lakukan dengan cara mengikuti pameran, mencantumkan izin BPOM jika itu adalah produk makanan, dan tentunya memastikan kualitas produk.

Dalam meningkatkan daya saing, memastikan kualitas produk saja tidak cukup. Pelaku UMKM juga harus meningkatkan keefektifan manajemen. Sehingga, pengelolaan usaha anda berjalan baik. Poin penting lain yang harus ditingkatkan dan dijaga adalah pelayanan konsumen. Setiap kali terdapat keluhan pelanggan, anda harus menghadapinya dengan sopan, bijaksana, dan beretika agar konsumen tidak kecewa.

5. Memiliki produk bersertifikat halal

Sebagai UMKM syariah, tentu produk yang  dijual haruslah produk-produk halal. Oleh sebab itu, anda harus mendapatkan sertifikasi halal untuk produk-produk tersebut. Selain itu, anda harus selalu menjaga kehalalan produk anda. Pengontrolan rutin sebaiknya dilakukan. Pelaku usaha juga harus menerapkan standar kebersihan tinggi dalam pengolahan produknya. Sehingga, anda tidak hanya menyediakan produk yang halal bagi konsumen namun juga menyediakan produk yang bersih dan sehat.

Baca Juga: Tips Mengembangkan Usaha UMKM di Era Digital

Produk Apa yang Cocok Dijual oleh UMKM Syariah?

Semua produk dan jasa halal sebenarnya cocok digeluti oleh UMKM syariah. Di era modern ini, komunitas muslim tidak hanya membutuhkan makanan dan minuman bersertifikat halal namun juga kosmetik halal, travel halal, dan lain sebagainya. Sehingga, peluang usaha syariah anda tidak terbatas pada makanan dan minuman saja.

Menjalankan UMKM berbasis ekonomi Islam memiliki tantangan tersendiri. Namun, semua tantangan tersebut bukanlah hal yang tidak bisa dilewati. Dengan usaha dan doa, anda pasti akan mampu menghadapi semua tantangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *