Bahan yang Diperlukan untuk 3D Printing

Teknik 3D printing merupakan sebuah teknologi lama yang mulai dikenal banyak orang. Banyak sekali pabrik-pabrik industri yang menerapkan teknik printing ini. Bahkan banyak juga orang awam yang penasaran dan menekuni bidang teknologi ini. Bahan 3D printing yang cukup mudah ditemui membuat banyak orang mencoba membuat sesuatu dengan teknologi ini.

Bahan-Bahan yang Biasanya Digunakan dalam 3D Printing

Ada banyak sekali orang-orang di luar sana yang penasaran dengan teknologi 3D printing ini. Bahkan ada beberapa orang yang rela membeli printer 3D agar bisa melakukan eksperimen terhadap hasil desainnya. Banyaknya tutorial yang ada di internet, membuat teknologi 3D printing ini semakin mudah untuk dipelajari. Bahan 3D printing pun sudah dijual secara umum sehingga menjadi lebih mudah.

Beberapa bahan-bahan yang biasa digunakan dalam proses 3D printing umumnya terbuat dari bahan plastik. Biasanya bahan ini berbentuk tali plastik yang akan menjadi lentur ketika dipanaskan sehingga mudah dibentuk. Bahan ini diperuntukkan untuk membuat sesuatu yang bersifat sederhana dan bukan untuk skala industri. Beberapa bahan yang biasanya digunakan dalam 3D printing antara lain adalah:

1. Polylactic Acid (PLA)

Polylactic Acid merupakan salah satu bahan dalam 3D printing yang dikenal sebagai bahan yang ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan Polylactic Acid terbuat dari bahan baku alami seperti gula tebu dan pati jagung. Bahan ini memiliki komposisi yang sama dengan kantung plastik yang dapat didaur ulang.

Bahan Polylactic Acid ini juga merupakan sebuah bahan termoplastik biodegrable yang amat mudah digunakan. Polylactic Acid sangat cocok digunakan bagi kaum pemula yang baru menekuni dunia 3D printing.

2. Acrylonitrile Butadine Styrene (ABS)

Acrylonitrile Butadine Styrene merupakan jenis bahan baku 3D printing yang mudah digunakan juga. Namun Polylactic Acid masih lebih mudah untuk digunakan. Jenis bahan ini memiliki susunan yang sangat kuat. Sehingga aman bila digunakan untuk mencetak sesuatu yang memiliki tekstur padat.

Sifat kuat yang dimiliki Acrylonitrile Butadine Styrene tersebut menjadikan jenis bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku kerangka suatu benda. Bahan ini biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan bumper mobil. Namun bahan ini juga bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan mainan anak-anak seperti lego.

3. Plastik Polivinil Alkohol (PVA)

Plastik Polivinil Alkohol merupakan jenis plastik lainnya yang digunakan sebagai bahan baku 3D printing. Jenis plastik ini juga cukup terkenal di kalangan pemula yang ingin mendalami dunia 3D printing. Adapun jenis printer yang biasanya menggunakan bahan baku Plastik Polivinil Alkohol ini adalah printer MarketBot Replicator 2.

Baca Juga: Jenis-Jenis 3D Printing yang Perlu Diketahui

Plastik-plastik tersebut merupakan beberapa jenis plastik yang umum digunakan dalam 3D printing. Selain berbahan plastik, 3D printing juga menggunakan beberapa jenis bahan lainnya. Diantaranya adalah berbagai jenis logam seperti stainless steel, aluminium dan beberapa jenis logam lainnya. Bahan baku logam ini biasanya berbentuk bubuk yang akan meleleh ketika dipanaskan.

Selain dalam dunia industri, teknologi 3D printing ini juga diterapkan dalam dunia medis. Dikenal dengan istilah 3D bioprinting, diperuntukkan untuk kebutuhan transplantasi dan juga terapi bedah. Biasanya 3D printing ini digunakan untuk membuat jaringan kulit tiruan, jaringan jantung tiruan, dan beberapa jaringan tubuh tiruan lainnya.

Demikianlah beberapa bahan 3D printing yang sering digunakan. Beberapa bahan tersebut ada yang mudah didapat dan ada juga yang sulit didapat karena biasanya digunakan dalam bidang industri.

One thought on “Bahan yang Diperlukan untuk 3D Printing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *