Tips Mengembangkan Usaha UMKM di Era Digital

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau singkatnya UMKM digadang-gadang sebagai salah satu penggerak ekonomi bangsa. Di akhir tahun 2018 saja, ada sekitar 58, 9 juta unit usaha mikro serta sekitar 59 ribu unit usaha menengah di Indonesia. Namun sayangnya, di era digital ini, UMKM belum bisa berkembang mengikuti zaman secara maksimal. Menurut penelitian, baru ada sekitar 5% UMKM yang sudah memanfaatkan teknologi digital. Padahal, UMKM era digital sangat diperlukan agar bisa bertahan.

Cara Mengembangkan UMKM Era Digital

Di zaman digital ini, pelaku UMKM harus mengetahui kiat-kiat mengembangkan usahanya sesuai zaman. Ia harus meninggalkan cara-cara konvensional dalam menjalankan usaha yang ia miliki. Berikut ini cara mengembangkan UMKM di era digital yang bisa anda coba.

1. Pilih produk yang tepat

Untuk bisa memajukan UMKM, anda harus memilih produk yang tepat. Produk yang menarik, berkualitas, dan memiliki daya guna tinggi pasti akan membuat para konsumen tertarik. Produk yang kreatif dan inovatif biasanya juga memiliki banyak peminat. Untuk mengetahui produk apa yang diminati, anda dapat melakukan riset pasar dengan cara melakukan polling atau survey terhadap konsumen.

2. Tentukan harga yang sepadan

Beberapa pelaku UMKM menetapkan harga produk yang terlalu tinggi agar mendapat banyak untung. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan karena konsumen saat ini dapat membandingkan harga dengan mudah di situs-situs perbandingan harga untuk mendapatkan penawaran terbaik. Namun, ini bukan berarti anda harus menetapkan harga terlalu murah untuk menarik konsumen. Sebagai pelaku usaha yang jeli, anda harus menetapkan harga yang sepadan dengan kualitas serta biaya produksi. Dengan demikian, anda tidak rugi dan konsumen tetap puas.

3. Melek teknologi

Untuk memajukan UMKM, anda harus melek teknologi. Sekarang ini, UMKM era digital dapat dengan mudah mempromosikan produk melalui internet, terutama media sosial. Oleh sebab itu, anda harus tahu cara menggunakan internet untuk mengembangkan usaha anda. Jika anda kesulitan melakukan promosi lewat internet, anda dapat mempekerjakan staf khusus untuk keperluan marketing online.

4. Gunakan kreativitas

Kreativitas sangatlah penting dalam marketing online. Jangan harap bahwa hanya dengan memposting foto produk anda akan mendapatkan pembeli. Dalam memasarkan produk lewat internet, anda harus pandai bermain kata. Kata-kata yang tepat akan membuat pengguna internet, terutama media sosial, penasaran dan tertarik untuk membeli. Selain kata-kata promosi yang menarik, anda juga dapat menggunakan artikel yang bermanfaat atau kuis berhadiah produk untuk membuat produk anda semakin dikenal.

5. Perluas jaringan pasar

Beberapa produk UMKM, seperti makanan basah, memang tidak dapat memiliki jaringan pasar yang luas karena faktor keawetan. Jika dipasarkan terlalu jauh, produk tersebut akan basi. Namun, jika produk anda dapat bertahan lama, anda dapat memperluas jaringan pasar dengan lebih mudah. Hanya dengan memanfaatkan media sosial dan kerjasama dengan jasa pengiriman paket, anda dapat menjual produk pada area yang lebih luas.

Baca Juga: Usaha dengan Kriteria Apa Saja Sih yang Dikategorikan Sebagai UMKM?

Hambatan Perkembangan UMKM di Era Digital

Meski kiat tersebut terdengar mudah untuk dilakukan, namun sebenarnya UMKM memiliki beberapa hambatan dalam perkembangannya di era digital. Salah satu hambatan tersebut adalah modal. Tambahan modal mungkin dibutuhkan untuk membeli komputer, modem, dan smartphone guna melakukan promosi online. Dan hambatan lainnya adalah sumber daya manusia. UMKM yang terletak di pelosok mungkin tidak memiliki SDM yang mampu mengoperasikan teknologi dengan baik.

Mau tidak mau, pelaku UMKM harus mampu mengikuti arus perkembangan teknologi. Pendampingan pemerintah sangat diperlukan dalam hal ini. Pemerintah harus berperan dalam mengedukasi serta membantu permodalan UMKM.

2 thoughts on “Tips Mengembangkan Usaha UMKM di Era Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *