Tutorial Membuat Karya dengan 3D Printer

Teknologi 3D printing saat ini tidak hanya dikenal dalam dunia industri dan manufakturing saja, melainkan juga dikenal dalam dunia pendidikan. Bahkan ada beberapa orang yang mempelajari teknologi 3D printing secara otodidak. Ada banyak sekali tutorial membuat 3D printing di internet yang bisa dipelajari secara otodidak bagi Anda yang tertarik dengan teknologi ini.

Apa itu 3D Printing

Walaupun sudah digunakan secara luas dalam dunia industri dan dunia pendidikan, teknologi 3D printing nyatanya masih terasa asing bagi orang awam. Masih banyak orang-orang yang tidak mengetahui teknologi ini. 3D printing merupakan sebuah teknologi dimana sebuah desain benda dapat dicetak secara langsung menggunakan sebuah printer tiga dimensi.

Biasanya benda hasil 3D printing ini digunakan sebagai prototype dalam dunia arsitektur. Teknologi 3D printing ini juga digunakan beberapa perusahaan industri untuk memproduksi produknya dalam jumlah besar. Bahkan teknologi ini juga digunakan dalam dunia medis untuk membuat biotech yaitu jaringan tubuh manusia tiruan.

Penggunaan teknologi 3D printing secara luas dalam berbagai aspek kehidupan disebabkan oleh beberapa alasan. Namun alasan utama penggunaan teknologi ini adalah efisiensi. Dengan menggunakan teknologi 3D printing, proses produksi dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Baca Juga: Mengenal Teknologi 3D Printing

Tahapan Dasar dalam 3D Printing

Ada banyak sekali tahapan yang harus dilakukan dalam tutorial membuat 3D printing yang tersebar di internet. Setiap jenis 3D printing memiliki tahapan yang berbeda-beda pula. Hal ini juga tergantung dari teknik yang digunakan. Namun, dalam melakukan 3D printing ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Tahapan dasar ini akan sama di berbagai jenis 3D printing. Tahapan dasar tersebut adalah:

1. Tahap Modeling Objek

Tahapan dasar pertama dalam 3D printing adalah modelling objek. Modelling objek adalah proses membuat desain dari benda yang akan Anda buat. Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi desain yang mendukung format desain 3D printing. Ada banyak sekali aplikasi open source bagi pemula yang bisa Anda gunakan untuk mendesain objek yang akan dibuat.

File desain yang digunakan dalam 3D printing adalah file desain yang berbentuk CAD. Beberapa aplikasi yang mendukung tipe file ini adalah Catia, Delcam, Print 3D, Solidwork, Tinkercad dan masih banyak jenis aplikasi lainnya. Jika format file desain bukan CAD, Anda bisa merubahnya dengan menggunakan bantuan scanner 3D.

2. Tahap Pencetakan Model

Setelah membuat desain objek, langkah selanjutnya adalah melakukan pencetakan dari desain yang telah dibuat. Proses pencetakan desain tersebut dilakukan dengan menggunakan printer 3D. Adapun lamanya proses percetakan dipengaruhi oleh dimensi objek tersebut dan juga tingkat kerumitan dari desain yang telah dibuat.

Proses yang terjadi  dalam tahap pencetakan model adalah printer 3D membaca desain yang telah dibuat. Kemudian printer 3D akan melakukan proses pencetakan dengan cara menyusun lapisan layer per layer yang digabungkan secara otomatis hingga membentuk objek yang sesuai dengan desain yang telah dibuat sebelumnya.

3. Tahap Finishing

Tahap terakhir dalam proses membuat sebuah objek dengan menggunakan teknologi 3D printing adalah tahap finishing. Pada tahap finishing Anda dapat menghaluskan bentuk dari objek yang telah dibuat. Anda juga dapat merapikan dan membuang bagian-bagian yang mengganggu agar sesuai dengan desain yang telah dibuat.

Baca Juga: Berapa Sih Harga 3D Printer sekarang?

Demikianlah penjelasan mengenai teknologi 3D printing dan juga tahapan dasar yang biasanya dilakukan menggunakan 3D printing. Bagi Anda yang ingin mencoba 3D printing, ada banyak sekali tutorial membuat 3D printing yang bisa dicari di internet.

6 thoughts on “Tutorial Membuat Karya dengan 3D Printer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *