Kenapa AMD Lebih Murah Dari Intel?

Persaingan antara dua produsen mikro konduktor, AMD dan Intel, kian sengit. Melalui kompetisi tersebut, sebagian masyarakat yang awam bertanya-tanya kenapa AMD lebih murah dari Intel di mana otomatis berdampak pada harga perangkat yang lebih terjangkau. Untuk itu, Anda perlu lebih dulu memahami tentang masing-masing prosesor, terutama menyangkut kelebihan dan kekurangannya.

Produk, Kelebihan, dan Kekurangan AMD

AMD merupakan akronim dari Advance Micro Devices di mana kantor operasionalnya berpusat di  California, Amerika Serikat. Berdiri sejak 1969, AMD melalui perjalanan panjang di bidang penyediaan prosesor. Bisa dibilang AMD tidak terlalu diperhitungkan sampai akhirnya membuat terobosan tahun 2017 lalu. AMD Ryzen 7 1800X yang pada akhirnya berhasil menorehkan rekor.

Produk AMD yang pada saat ini tengah menjadi penyokong utama dari perusahaan adalah mikroprosesor untuk PC dan kartu grafis. Tercatat dari segi penjualan, beberapa kali Intel dikalahkan telak dalam kedua sektor tersebut. Secara garis besar, keunggulan yang ditawarkan oleh AMD adalah sebagai berikut :

  • Harga setiap produk AMD selalu lebih rendah dibandingkan banderol produk milik kompetitornya.
  • Menggunakan teknik integrated memory controller di mana membuat lalu lintas data memakan tempo yang lebih singkat.
  • Prosesor AMD memungkinkan pendeteksian dini virus pada data berikut pemblokiran otomatis. Jadi, bila ditemukan virus pada data terkait, maka sistem akan otomatis menolak untuk memproses lebih lanjut.
  • Teknologi cool n quiet memungkinkan efisiensi dalam penggunaan daya dan perangkat pun tidak menimbulkan suara yang mengganggu selama dioperasikan.
  • Baik mikroprosesor maupun kartu grafis AMD memiliki kompatibilitas tinggi dengan perangkat bersistem 64bit yang dikenal cukup sulit ditaklukkan.
  • Kartu grafis yang diproduksi AMD mampu menghasilkan visual di atas rata-rata kompetitornya. Poin ini membuat AMD menang telak dalam bidang game PC maupun konsol yang membutuhkan grafis tajam dan stabil.

Meski demikian, tidak dapat ditampik bahwa AMD memiliki beberapa kelemahan di mana termasuk menjadi penyebab kenapa AMD lebih murah dari Intel, yaitu :

  • Prosesor dan kartu grafis AMD relatif cepat panas. Hal tersebut otomatis berdampak negatif terhadap perangkat karena bisa memicu overheat yang berimbas buruk pada hardware maupun software.
  • Faktanya, teknologi cool n quiet tidak dapat berdiri sendiri, di mana membutuhkan dukungan pihak ketiga untuk berfungsi secara maksimal. Situasi ini kerap menghasilkan situasi AMD menyerap daya perangkat secara berlebih dan berdampak kurang baik pada keawetan baterai.
  • Kompatibilitas AMD terhadap ragam game cukup terbatas.

Baca Juga: Upgrade RAM, VGA, atau Processor?

Produk, Keunggulan dan Kelemahan Intel

Dominasi Intel di bidang IT, terutama prosesor PC bukanlah sesuatu yang dapat dibantah. Selama puluhan tahun sejak berdiri pada 1968, Intel tetap berdiri kokoh pada posisi pertama sebagai perusahaan penyuplai teknologi di seluruh dunia. Memiliki kantor utama di Amerika Serikat, Intel telah menjajal hampir semua lini di bidang IT.

Dari segi kelebihannya sendiri, Intel memiliki daftar panjang sebagai berikut :

  • Prosesor Intel memiliki kemampuan otomatis dalam menetralisir suhu. Secara otomatis, overheat dapat dicegah sehingga perangkat pun berjalan lancar tanpa kendala berarti.
  • Intel memiliki ekuitas merek yang kuat, di mana hal tersebut berpengaruh signifikan terhadap perangkat yang memanfaatkan produk Intel sebagai penyokong.
  • Performa Intel terbukti tangguh untuk menjalankan banyak aplikasi berat tanpa risiko terjadi force close.
  • Teknologi turbo boost Intel memungkinkan clock speed perangkat memberikan respon otomatis terhadap kinerja pada saat digunakan. Jika perangkat membutuhkan mode kerja maksimal, clock speed akan meningkat drastis. Namun, bila sudah selesai, clock speed otomatis kembali pada kecepatan normal.

Tetapi, keunggulan di atas tidak kemudian membuat Intel luput dari kelemahan. Adapun kelemahan-kelemahan yang dimiliki Intel adalah :

  • Kemampuan grafis yang lemah dibandingkan kompetitornya. Terutama untuk keperluan gaming. Visual yang ditampilkan berikut performanya sangat mengecewakan pada sektor tersebut.
  • Penggunaan produk Intel membutuhkan dukungan spesifikasi perangkat yang tinggi, terutama dari ketersediaan RAM dan memori internal. Sebab, Intel membutuhkan ruang yang lega untuk beroperasi.

Baca Juga: Intel Versus AMD, Processor Mana Yang Unggul ?

Head to Head AMD vs Intel

Bila Anda telah memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing produk namun belum menemukan poin kuat sebagai alasan kenapa AMD lebih murah dari Intel, berikut penjelasan detailnya.

Mau pilih processor AMD atau Intel sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan Anda, selain itu sesuaikan budget jika akan membeli
Intel dan AMD sebenarnya memiliki karakter serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Secara teknis, kedua perusahaan tersebut memiliki spesifikasi yang tidak terlalu berbeda. Di bawah ini merupakan rincian perbandingan antara produk Intel dan AMD secara head to head di mana masing-masing produk memiliki kekurangan maupun kelebihan masing-masing :

  1. Sel instruksi 3DNow AMD lebih dulu meluncur dibandingkan Intel. Dapat dikatakan bahwa Intel cukup tertinggal dalam sektor ini.
  2. Intel menggunakan besaran transistor 100 M, sedangkan AMD 105 M.
  3. FP, Integer, dan Decoder AMD lebih banyak dibandingkan Intel yang menggenjot kinerja prosesor menjadi lebih maksimal.
  4. Intel lebih lambat soal kecepatan pengolahan dan transfer data dibandingkan AMD.
  5. Kompatibilitas Intel pada beragam perangkat lebih tinggi dibandingkan AMD. Terutama untuk perangkat dengan spesifikasi menengah di mana Intel dapat beroperasi dengan baik sedangkan AMD mengalami banyak kendala.
  6. Teknologi pengaturan temperatur pada produk Intel lebih baik, di mana hal tersebut merupakan kelemahan terbesar produk AMD.
  7. Kredibilitas dan popularitas produk Intel menang telak di mana hal tersebut menjadi salah satu faktor mayoritas perusahaan IT memilih Intel. Sebab, nama besar komponen berpengaruh signifikan pada harga jual dan daya tarik pasar terhadap perangkat.
  8. Perangkat dengan produk Intel terbukti lebih hemat daya dibandingkan perangkat ber-AMD.

Baca Juga: Gaming VGA: NVIDIA GeForce vs ATI Radeon

AMD dan Intel, Mana Yang Lebih Layak Dibeli?

Secara teknis, melalui penjabaran kelebihan serta kekurangan produk AMD dan Intel di atas, sebenarnya kedua belah pihak merilis produk dengan spesifikasi yang seimbang. Hal itu tentunya semakin membingungkan konsumen akan perangkat dengan komponen produk mana yang lebih layak untuk dipilih. Sejatinya, solusi hal tersebut sangat mudah, yaitu sesuaikan dengan kebutuhan.

Bila Anda lebih memerlukan perangkat untuk kebutuhan aktivitas multitasking yang cukup berat sekaligus hiburan multimedia sederhana, maka perangkat berkomponen Intel menjadi pilihan yang bijak. Hal itu mengacu pada kecepatan respon produk Intel saat menjalankan tugas berat dalam satu waktu tanpa menimbulkan efek overheat. Terutama bila menggunakan produk terbaru Intel terbaru.

Namun, jika Anda lebih membutuhkan aktivitas gaming atau kegiatan yang memerlukan grafis mumpuni seperti desain, maka AMD adalah solusi terbaik. Sebab, AMD menghasilkan kinerja yang cepat berikut grafis yang lebih unggul dibandingkan Intel. Hanya saja, permasalahan utama dari AMD tetaplah efek samping panas berlebih yang belum juga teratasi.

Secara garis besar, alasan kenapa AMD lebih murah dari Intel lebih menitikberatkan pada nama besar yang telah terbangun puluhan tahun. Tentunya hal itu sulit untuk dipatahkan dalam waktu singkat oleh rising star di bidang IT seperti AMD. Namun, hal itu bukan berarti mustahil jika perbaikan-perbaikan terus dilakukan oleh pihak AMD.

One thought on “Kenapa AMD Lebih Murah Dari Intel?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *