Macam-macam Instrumen Investasi dan Karakteristiknya

Instrumen investasi adalah macam-macam objek yang perlu dipahami oleh para investor agar dapat meminimalisir risiko kerugian.

Ketika hendak berinvestasi, maka hal dasar yang penting untuk diketahui adalah mengenai instrumen investasi. Sederhananya, instrument di sini adalah objek dari investasi yang Anda kehendaki seperti properti, emas, deposito atau lainnya. Sebagai calon investor, Anda harus memahami objek yang diinginkan, dalam hal ini karakteristiknya, untuk menghindari kegagalan bahkan kerugian di masa mendatang.

Macam-macam Objek Investasi

Di era milenium seperti sekarang ini, terlebih melalui dukungan perkembangan teknologi yang pesat, investasi telah menjadi bagian dari kebutuhan. Objek yang dapat dipilih untuk berinvestasi pun kian variatif sehingga memberikan banyak opsi alternatif bagi para calon investor, terutama generasi muda untuk persiapan masa depan. Apa saja instrumen yang dimaksud dan bagaimana dengan karakteristiknya?

1) Logam Mulia Emas Batangan

Logam mulia atau emas dalam bentuk batangan telah lama menjadi objek investasi. Jenis investasi yang satu ini tidak lekang oleh waktu dan tetap menjadi prioritas utama sebagai instrumen bagi para calon investor. Mengapa? Karena emas batangan memiliki harga yang stabil, bahkan cenderung naik mengalami kenaikan secara signifikan. Sehingga, risiko mengalami kerugian pun lebih rendah.

Namun, Anda perlu berhati-hati dalam berinvestasi emas batangan, sebab tidak sembarang toko menyediakan logam mulia berwarna kuning berkilau ini dalam bentuk utuh. Ditambah lagi, emas batangan yang cocok untuk dijadikan investasi harus memiliki sertifikat kadar 24K. Anda bisa melakukan investasi emas batangan melalui website antam yang telah terverifikasi kredibilitasnya atau lembaga-lembaga independen seperti Pegadaian.

2) Properti

Instrumen investasi selanjutnya yang memiliki stabilitas sama dengan logam mulia adalah properti. Aset yang termasuk dalam kategori properti bervariasi, dapat berupa rumah pribadi, gedung perusahaan, atau unit apartemen. Properti memiliki kenaikan signifikan dan dapat melambung drastis bila infrastruktur di sekitarnya bagus dan lengkap. Properti merupakan objek investasi minim risiko namun lebih sulit untuk diwujudkan dibandingkan logam mulia.

3) Saham

Sejatinya, saham bukan merupakan sebuah instrumen baru dalam investasi. Namun meskipun modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, kontributornya terbatas karena disarankan calon investor paham benar tentang pasar saham. Sebab, saham merupakan objek yang berisiko tinggi. Saham dapat melambung dalam satu waktu, namun sesaat kemudian bisa merosot drastis. Daya analisis dan keberuntungan calon investor sangat dibutuhkan dalam investasi saham.

Baca Juga: Investasi: Antara Saham, Reksadana, Dan Deposito

4) Obligasi atau Surat Utang

Surat utang dapat dikeluarkan oleh pemerintah untuk keperluan pembangunan negara atau suatu instansi di mana sumber dana yang dikucurkan berasal dari para investor. Selama jangka waktu pelunasan surat utang tersebut, investor akan mendapatkan keuntungan sesuai besaran yang telah disepakati. Namun, untuk investasi yang satu ini membutuhkan modal besar sehingga para pemain baru jarang memiliki kesempatan untuk bergabung.

5) Reksa Dana

Contoh objek investasi terakhir berikut ini merupakan jenis yang relatif baru. Investasi ini dilakukan perseorangan melalui sebuah kelompok yang kemudian diatur oleh Manajer Investasi atau MI. Reksa dana sendiri berarti dana patungan di mana para investor mengumpulkan dana segar bersama untuk kemudian dijadikan sebagai sumber pendanaan model investasi lain seperti deposito dan surat utang. Tingkat risiko dari reksa dana bisa dilihat dari pergerakan nilai aktivanya.

Pilih Instrumen Paling Sesuai Untuk Anda

Dari kelima contoh instrumen investasi berikut karakteristiknya di atas, Anda dapat menentukan sendiri objek investasi mana yang paling sesuai untuk dijadikan sebagai pilihan. Hal terpenting dalam mengambil keputusan tentunya kesesuaian dana. Silakan jatuhkan pilihan pada instrumen yang dapat dijangkau dengan dana segar milik Anda serta dengan risiko yang dirasa paling minim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *