Investasi: Antara Saham, Reksadana, Dan Deposito

Bingung memilih instrumen investasi? Saham, reksadana, dan deposito merupakan beberapa instrumen investasi yang dapat Anda pilih.

Dalam berinvestasi tentunya Anda akan dihadapakan dengan beberapa pilihan instrumen diantaranya saham, reksadana dan deposito. Anda yang sudah mengenal dunia investasi tentunya sudah tidak asing lagi dengan 3 pilihan tersebut. Bagi Anda yang masih awam tentunya akan bingung dengan instrumen investasi tersebut. Kebanyakan, bagi orang yang awam maupun yang berpengalaman tentunya akan memilih investasi yang menguntungkan.

Investasi merupakan langkah yang dilakukan oleh sebagian orang untuk menghasilkan uang tambahan. Tentunya Anda tidak ingin salah dalam memilih instrumen investasi yang tepat dengan kondisi eknonomi anda. Sebelum Anda memilih instrumen investasi yang cocok dengan kebutuhan anda. Kami akan memberikan sedikit gambaran kepada Anda tentang apa itu instrumen investasi saham, reksadana dan juga deposito sebagai berikut.

Pengertian Instrumen Investasi

Investasi memiliki berbagai macam instrumen diantaranya saham, reksadana, dan deposito. Berikut penjelasan mengenai beberapa instrumen saham yang ada, sehingga Anda akan tahu secara sekilas apa saja instrumen investasi.  

1. Saham

Saham merupakan surat berharga yang berisi nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial. Surat berharga tersebut dapat digunakan sebagai alat bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan.

2. Reksadana

Reksadana adalah sebuah tempat yang menampung modal yang dikumpulkan dari berbagai investor yang dikelola oleh manajer investasi. Modal yang dikumpulkan tadi dapat digunakan untuk membeli reksadana yang tersedia di pasar modal.

3. Deposito

Deposito adalah produk jasa yang ditawarkan oleh bank berupa tabungan yang memiliki jangka waktu tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan Instrumen Investasi

Dalam memilih instrumen investasi berupa saham, reksadana dan deposito tentunya Anda perlu mempertimbangkan banyak hal. Inilah beberapa kekurangan dan kelebihan dari memilih salah satu instrumen investasi tersebut.

Saham memiliki kelebihan yang dapat memberikan Anda untung yang cukup besar dibandingkan dengan instrumen yang lain. Anda juga akan mendapatkan keuntungan setiap tahun dalam bentuk dividen. Kekurangan dari memilih instrumen saham adalah karena untung yang besar maka akan menimbulkan kerugian yang cukup besar.

Reksadana memiliki kelebihan dimana Anda akan memiliki manajer investasi yang akan mengatur dan melakukan analisa investasi. Anda dapat melakukan investasi dengan modal uang yang kecil. Lebih mudah dikelola karena sudah ada yang mengatur sehingga lebih aman. Kekurangan dalam melakukan investasi reksadana adalah adanya kemungkinan penutupan instrumen ini secara tiba-tiba.

Deposito mempunyai suku bunga yang relatif stabil sehingga hal tersebut akan menjadikan keuntungan tersendiri. Memiliki risiko kerugian yang cukup kecil dibandingkan instrumen investasi yang lain. Apabila terjadi inflasi secara tiba-tiba maka hal tersebut akan mempengaruhi deposito anda. Waktu pencairan dana yang tidak dapat dilakukan setiap saat,  sehingga Anda harus menunggu sampai dengan waktu yang telah disepakati.

Baca Juga: Tips Memulai Investasi Saham dan Reksadana Bagi Pemula

Pilih Instrumen yang Mana?

Apabila Anda ingin mendapatkan keuntungan yang cukup besar akan tetapi Anda masih awam, maka reksadana menjadi pilihan yang tepat untuk anda. Tentu saja Anda tidak perlu repot dalam mengurusi saham mana yang harus Anda beli. Modal yang diperlukan tidak terlalu besar, karena dengan modal yang kecil Anda dapat memulainya. Anda hanya perlu memilih manajer investasi terbaik sehingga uang Anda dapat dikelola dengan baik.

Anda adalah orang yang suka dengan yang pasti, maka reksadana merupakan pilihan yang tetap untuk anda. Bunga yang cenderung stabil akan menghasilkan keuntungan yang jelas.

Kini Anda mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihan dari investasi saham, reksadana, dan deposito. Maka sekarang Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan ekonomi Anda untuk saat ini. Dengan memilih saham sebagai sarana invetasi Anda maka Anda harus mempelajari lebih dalam dunia invetasi. Karena risiko yang ditimbulkan akan cukup besar apabila Anda tidak memahami saham dengan baik.

4 thoughts on “Investasi: Antara Saham, Reksadana, Dan Deposito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *