Tips Menghindari Investasi Bodong

Ada 4 tips hindari investasi bodong, salah satunya yakni periksa struktur organisasi perusahaan investasi. Simak 3 tips lainnya di sini!

Ada berbagai cara untuk memulai usaha, sebut saja dengan melakukan investasi. Sayangnya di masa kini marak sekali penipuan yang berkedok investasi atau sering disebut dengan investasi bodong. Itu sebabnya Anda harus mengetahui beberapa tips menghindari investasi bodong agar tidak terjerumus ke dalam hal buruk tersebut.

Tips menghindari investasi bodong ini sangat bermanfaat untuk menyimpan dana dalam sebuah usaha yang di kemudian hari dapat memberikan keuntungan. Pada dasarnya, penyebab mudahnya seseorang terjerumus ke dalam penipuan dikarenakan mudahnya tergiur akan keuntungan yang besar dan cepat. Selain itu juga dikarenakan minimnya pengetahuan mengenai investasi yang baik dan tepat.

Agar Anda terhindar dari kejahatan dengan berkedok investasi abal-abal, simak tips di bawah ini!

1. Waspada Akan Tawaran yang Menggiurkan

Perlu untuk Anda ketahui bahwa kebanyakan investasi bodong, biasanya akan menawarkan laba yang tidak masuk akal. Misalnya dengan menyebutkan bahwa imbal hasil balik yang dijabarkan bisa di atas 5 persen. Jumlah ini tentunya sangat besar jika dibandingkan dengan laba yang ditawarkan dari sebuah investasi yang benar.

Dapat dipastikan setiap calon nasabah sebuah investasi akan mudah tergoda oleh penjabaran para penipu tersebut. Dan kemudian akan menanamkan atau menginvestasikan dana dalam jumlah besar. Sementara bagi yang telah terbiasa dalam melakukan investasi, jumlah laba yang disebut tidak akan memberikan pengaruh yang besar. Karena nilai imbal hasil yang diperoleh itu sangat tidak masuk akal.

Bagi Anda yang baru saja memasuki dunia investasi, tips menghindari investasi bodong yang pertama adalah dengan meningkatkan kewaspadaan. Anda wajib untuk mempertanyakan akan besarnya nilai imbal hasil yang ditawarkan. Perlu untuk diketahui bahwa, dalam bisnis investasi maksimal persentase dalam nilai imbal hasil hanya berkisar antara 2-3 persen saja.

Cara hindari investasi bodong ini juga bisa dilakukan dengan aktif mempertanyakan beberapa hal. Misalnya dengan menanyakan risiko ketika Anda akan menginvestasikan dana yang dimiliki. Minta agar pihak yang mengajak melakukan investasi untuk memberitahukan secara detail mengenai hambatan serta risiko bisnis tersebut.

Dalam bisnis, menihilkan risiko adalah sebuah kesalahan terbesar. Termasuk pula dengan melakukan investasi dana. Itu sebabnya, jika investasi yang ditawarkan terkesan “wah” dan minim risiko, Anda patut untuk bergegas menghindarinya.

Baca Juga: Resiko dan Keuntungan Berinvestasi di Perusahaan Start-up

Diferensiasi Pengelolaan Kekayaan/Investasi
Keuntungan yang menggiurkan yang ditawarkan sebenarnya tidak selalu bodong. Namun, jika investasi yang akan anda berikan tidak menguntungkan bagi perusahaan atau pihak yang membutuhkan investor, tentu saja perlu dicurigai. Perhatikan poin-poin tawaran dan pastikan bahwa kedua pihak memang saling menguntungkan

2. Lakukan Verifikasi

Tips menghindari investasi bodong yang kedua adalah dengan cara melakukan verifikasi secara detail. Setiap perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan dana yang dikumpulkan dari masyarakat, wajib memiliki izin.  Pemberian izin ini diterbitkan oleh departemen keuangan, beserta lembaga terkait lainnya. Anda dapat melakukan pengecekan perusahaan tersebut di departemen dan lembaga terkait.

Pada dasarnya, jika investasi yang ditawarkan kepada Anda tergolong kategori bodong biasanya tidak akan memiliki legalitas dari pihak yang berwenang. Hal ini tentu saja akan membahayakan para investor nantinya. Investasi bodong akan menyebabkan hak-hak investor tidak terjamin.

Dengan hak investor yang tidak terjamin dengan baik, ke depannya kemungkinan buruk bisa saja terjadi. Dan menyebabkan investor mengalami kerugian lantaran tidak adanya payung hukum yang memberikan perlindungan terbaik.

Maka, cara hindari investasi bodong adalah dengan memastikan legalitas yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Sebagai tambahan informasi, jika perusahaan tersebut bergerak di bidang jasa keuangan, maka pengecekan dilakukan melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Sementara, jika perusahaan tersebut bergelut di bidang koperasi, maka wajib mengantongi izin dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Untuk perusahaan dalam bentuk MLM atau Multi Level Marketing, maka izin pendirian perusahaan dikeluarkan oleh BKPM/Badan Koordinasi Penanaman Modal. Dan bagi perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan, Kemendag (Kementrian Perdagangan) yang berwenang mengeluarkan surat izin.

3. Struktur Organisasi

Pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengumpulan dana dari masyarakat, maka struktur organisasinya sangat jelas. Anda bisa dengan mudah menemukan informasi mengenai nama kepala/Direktur bahkan hingga ke pejabat terendah sekalipun.  Informasi ini bisa ditemukan di lembaga atau Kementerian yang mengeluarkan izin. Bisa pula dilakukan pengecekan secara online, sehingga tidak perlu repot ke kantor pemberi izin.

Biasanya perusahaan investasi bodong, tidak akan memiliki struktur organisasi yang resmi, bahkan terkesan sangat asal-asalan. Lantaran memang didirikan hanya untuk melakukan penipuan terhadap masyarakat yang hendak menginvestasikan dana yang dimiliki. Itu sebabnya, wajib mencermati secara terperinci mengenai struktur organisasi perusahaan yang akan mengelola dana investasi Anda. Jika struktur organisasinya terlihat tidak lengkap, atau bahkan dibuat sekadarnya saja,  segera menjauh sebelum terjadi hal buruk di masa depan.

Dunia saham memang tempat berinvestasi yang baik. Tapi, apakah Anda sudah tau bedanya saham blue chip dan saham gorengan?
Mintalah rincian struktur organisasi dan pastikan ke-valid-annya. Struktur organisasi yang baik seharusnya diterangkan secara resmi dan tidak ada fungsi yang dirangkap dalam satu jabatan. Periksa juga penanggung jawab yang tertera pada akta.

Baca Juga: Resiko dan Keuntungan Menabung Saham

4. Rencana Bisnis

Hindari investasi yang tidak memiliki rencana bisnis yang  tergambar jelas. Rencana bisnis ini bertujuan untuk memetakan langkah-langkah yang akan dilakukan ketika menjalankan usaha. Dengan rencana bisnis yang terpetakan dengan baik, akan berhubungan dengan nilai imbas usaha/laba yang akan didapat. Investasi bodong biasanya hanya lebih memfokuskan diri kepada pengumpulan dana investasi dari masyarakat saja.  Itu sebabnya sangat jarang perusahaan investasi abal-abal ini memiliki planning bussiness yang jelas.

Anda bisa meminta bukti-bukti otentik mengenai jalannya perusahaan. Misalnya dengan meminta bukti fisik yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan tersebut. Jika tidak dapat menunjukkan atau terlihat meragukan, mundur bisa menjadi opsi yang tepat.

Rencana bisnis yang dipetakan dengan baik, akan memuat produk atau jasa yang hendak ditawarkan. Produk atau jasa akan sangat jelas keuntungannya dan risiko yang mungkin saja bisa terjadi. Kenali dengan cermat, produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan investasi.

Perhatikan pula mengenai proses rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Jika Anda dibebani untuk mencari anggota atau orang yang hendak berinvestasi, biasanya itu termasuk ke dalam kategori investasi bodong.  Karena jika Anda adalah seorang investor, tidak akan dipusingkan dengan kewajiban mencari dana. Anda hanya perlu untuk melakukan pengawasan secara berkala terhadap usaha dan dana yang telah dipergunakan

Rencana bisnis juga erat kaitannya dengan laporan keuangan yang baik. Jika usaha tersebut telah berjalan cukup lama, pasti memiliki pembuluh yang rapi dan terperinci. Anda diperbolehkan untuk meminta agar pihak tersebut berkenan untuk menunjukkan pembukuan yang dimiliki boleh perusahaan tersebut. Apabila perusahaan investasi tersebut ternyata menolak untuk menunjukkan laporan keuangannya. Maka, ada kemungkinan masuk ke dalam kategori investasi bodong.

Jika Anda mendapati ada kemungkinan perusahaan tersebut melakukan bisnis ilegal (investasi bodong). Segera laporkan ke pihak yang berwajib, agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian 4 tips menghindari investasi bodong yang bisa Anda terapkan ketika hendak menanam modal di sebuah perusahaan. Ada baiknya jika Anda hendak berinvestasi terhadap sebuah usaha, bisa meminta pendapat dari mereka yang  lama berkecimpung di bidang investasi. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk mengetahui seluk beluk bisnis investasi. Dengan memiliki pengetahuan yang mumpuni Anda dapat terhindar dari investasi bodong yang merugikan.

One thought on “Tips Menghindari Investasi Bodong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *