Mengenal Pengertian Peer To Peer Lending

Sebagai pelayanan pinjam meminjam terbaru, pahami istilah P2P lending khususnya Peer to peer lending Indonesia, berikut!

Akhir-akhir ini, istilah “Peer to peer lending (atau disebut p2p lending)” dan “Inklus Keuangan” memang sedang marak dibahas di Indonesia. Bank Indonesia sendiri, berpendapat bahwa sebenarnya inklus keuangan yang menjadi latar belakang munculnya istilah Peer to peer lending tesebut, mulai populer sejak krisis ekonomi global pada tahun 2008 lalu. Sebenarnya, Bank Indonesia sendiri belum memiliki standart definisi  inklus keuangan yang baku. Sehingga munculllah wacana Peer to peer lending Indonesia.

Apa Itu Peer to Peer lending?

Peer to peer lending atau P2P Lending merupakan sebuah layanan yang mempertemukan antara pemberi pinjaman atau investor dengan penerima pinjaman untuk melakukan kegiatan pinjam meminjam melalui sistem elektronik yaitu internet. Menurut kamus Cambridge sendiri, istilah Peer to peer lending memiliki arti interaksi antara dua orang untuk melakukan kegiatan pinjam meminjam tanpa intervensi lembaga keuangan.

Seperti namanya, istilah peer to peer diberikan karena memang kegiatan ini dilakukan oleh dua orang yang sama-sama awam. Umumnya dalam prosesnya, peminjam akan memberikan tawaran bunga menarik sebagai imbalan pada pemberi pinjaman atau investor. Hal itu dimaksudkan agar investor mau meminjamkan dananya untuk peminjam.

Dibandingkan dengan melakukan peminjaman ke lembaga yang sah seperti bank, koperasi, atau jasa kredit, layanan peer to peer lending tentu lebih mudah. Hal itu dikarenakan kegiatan ini dilakukan antara orang awam sehingga tidak ada persyaratan-persyaratan yang rumit seperti ketika Anda meminjam uang ke lembaga.

Untuk peer to peer lending Indonesia sendiri, kini telah banyak platform yang bisa Anda coba.

Baca Juga: Resiko dan Keuntungan Berinvestasi di Perusahaan Start-up

Proses kerja Peer to peer lending (P2P Lending)

Karena melibatkan dua orang pihak, maka dalam proses kerjanya, P2P Lending memiliki 2 pendekatan, yaitu peminjam dan investor. Untuk lebih jelasnya berikut cara kerja P2P Lending melalui sudut peminjam dan investor:

1. Proses Kerja Peminjam

Meskipun P2P Lending merupakan sistem pinjam meminjam secara online, namun sistem ini tetap memiliki prosedur-prosedur yang harus ditaati. Adapun urutan prosedur tersebut, yaitu:

  • Karena P2P Lending merupakan sistem pinjam memijaman secara online, maka untuk mengajukan pinjaman, peminjam harus mengunggah semua dokumen sesuai dengan persyaratan. Misalnya dokumen yang berisi laporan keuangan lengkap dengan durasi waktu, dan tujuan pihak peminjam mengajukan pinjaman.
  • Selanjutnya, jika dokumen yang Anda unggah memenuhi syarat dan permohonan pinjaman diterima, maka pengajuan pinjaman Anda akan dicantumkan dalam marketplace dan suku bunga pinjaman akan ditentukan. Dengan begitu investor akan bisa melihat proposal yang Anda ajukan.

2. Proses Kerja Investor atau Pemberi Pinjaman

Tidak jauh berbeda dengan proses kerja pihak peminjam, pihak Investor juga memiliki proses investasi yang cukup mudah. Adapun proses atau cara investasi Peer to peer lending bagi investor tersebut yaitu:

  • Sebagai investor Anda memiliki akses penuh untuk melihat pengajuan pinjaman pada platform. Mulai dari gaji, rekam jejak keuangan peminjam, hingga tujuan peminjam mengajukan pinjaman
  • Selanjutnya, jika telah menemukan pengajuan yang tepat, Anda bisa langsung menanamkan modal dengan jumlah yang telah ditentukan oleh peminjam dan melakukan deposit sesuai dengan tujuan investasi Anda.
  • Setelah Anda memberikan pinjaman, maka setiap bulannya pihak peminjam akan mencicil dana pinjaman yang Anda berikan beserta bunga yang telah disepakati sebelumnya.

Demikian penjelasan mengenai Peer to peer lending (P2P Lending). Sebagai sistem pelayanan peminjaman baru, P2P Lending cukup mudah, bukan? Apalagi kini situs peer to peer lending indonesia sudah cukup banyak. Mulai dari Aplikasi koinworks,  Investree, Modalku, Amartha, Danamas, Uang Teman, Klik ACC, Akseleran dan Dana Kita. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *