Bingung Antara Usaha Jasa Titip Atau Online shop?

Membandingkan jasa titip vs online shop tak ada habisnya. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan tersendiri yang bisa dipilih

Zaman terus berkembang, membuat berbagai lapangan pekerjaan baru tercipta sebagai imbas dari kemajuan teknologi. Mereka yang dulu ingin membuka usaha harus mengeluarkan modal menyewa/membeli tempat, saat ini tak perlu lagi. Yap, bisnis online lewat internet begitu digandrungi di masa kini seperti jasa titip vs online shop.

Bahkan baik jasa titip vs online shop, memiliki perkembangan yang cukup menakjubkan. Sama-sama dilakukan dengan modal yang minimalis, kedua jenis bisnis ini bahkan diminati oleh generasi muda kekinian.

Hanya saja kalau membahas jasa titip vs online shop, tentu kedua jenis bisnis yang serupa tapi tak sama ini pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bagi Anda yang ingin mencoba salah satu di antaranya, tentu wajib memahami dulu ulasannya berikut ini.

Memahami Bisnis Jastip Online

Produk-produk impor memang memiliki keunggulan tersendiri. Tak heran kalau semakin banyak saja orang Indonesia yang membeli produk entah makanan, kosmetik, olahraga, busana hingga sepatu dari luar negeri. Hanya saja kadang keinginan ini terhalangi karena mahalnya biaya ongkos kirim. Namun tenang saja, saat ini ada bisnis baru yang menjadi solusi yakni jasa titip alias jastip.

Baca Juga: Memulai Usaha Online dari Nol

Berbeda dengan membeli produk impor yang akan dikenai biaya pajak hingga ongkos kirim sangat besar, membeli melalui jastip Bangkok misalnya, hanya akan membuat Anda dikenai biaya jasa titip dan ongkos kirim di Indonesia saja. Karena melalui jastip, artinya Anda meminta seseorang yang kebetulan berada di luar negeri untuk membelikan sebuah produk.

Dengan perkembangan pesat teknologi di bidang e-commerce, Anda dapat memulai usaha online shop sendiri dari nol, bahkan tanpa modal!
Di jaman serba digital ini, sangat banyak peluang usaha online yang bisa dilakukan di depan layar monitor tanpa harus keluar rumah.

Tak heran kalau akhirnya orang-orang Indonesia yang kebetulan sedang travelling atau memang tinggal di luar negeri, mulai banyak menawarkan bisnis jastip. Sebut saja seperti jastip Malaysia, Singapura, Thailand dan lainnya. Mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah, yuk intip beberapa keuntungan melakukan bisnis jastip berikut ini:

  1. Kerja Mudah

Hakikatnya bekerja itu janganlah membebani meskipun ada target yang wajib dipenuhi. Dan baik jasa titip vs online shop, keduanya jelas memiliki jam kerja yang mudah, Lebih-lebih jastip, Anda bisa melakukan bisnis ini sambil menyalurkan hobi. Entah hobi belanja atau hobi travelling, Anda bisa mengumumkan tengah ada di sebuah negara dan menawarkan aksi jastip.

  1. Tanpa Modal

Keunggulan utama dari bisnis jastip adalah Anda tak perlu mengeluarkan modal sepeserpun. Anda bisa memberikan pengumuman di media sosial atau memotret sebuah produk yang hanya bisa dibeli di luar negeri, dan meminta calon konsumen untuk melakukan transfer terlebih dulu. Atau bisa juga memberikan metode bayar DP maupun dana talangan.

Hanya saja setiap jenis transaksi wajib ada kesepakatan baik Anda maupun pembeli supaya tidak ada kekecewaan di kemudian hari. Usahakan juga si konsumen sudah benar-benar sepakat dengan tarif jasa pembelian agar terhindar dari kerugian.

  1. Pasar dan Konsumen Sudah Pasti

Jika boleh dibandingkan, jasa titip vs online shop dalam hal pasar dan konsumen tentu lebih unggul jastip. Anda hanya tinggal memotret produk-produk di mall tanpa perlu harus menyediakan atau membeli produk itu dulu. Sehingga mereka yang mau membeli produk hanyalah konsumen yang sudah pasti bukannya yang cuma melihat-lihat dan bertanya.

Baca Juga: Usaha Online : Jastip vs Dropshipper

  1. Bisa Dapat Bonus Barang

Keuntungan jika Anda menawarkan bisnis jastip Jepang atau negara-negara lain adalah kemungkinan memperoleh produk gratis. Yap, ada banyak sekali pusat perbelanjaan di luar negeri yang memberikan promo buy 1 get 1 free.

  1. Tak Perlu Karyawan

Membandingkan jasa titip vs online shop dalam hal karyawan, tentu jastip lebih efisien. Karena jika Anda mengelola toko online, kadang Anda harus membayar seseorang untuk jadi admin akun di media sosial hingga kurir barang. Tapi dengan bisnis jastip, Anda tak perlu karena Anda yang menjalankan bisnis itu langsung dan bisa dilakukan sambil menjalankan hobi belanja tentunya.

Nah, kalau sudah membahas soal bisnis jastip Singapore atau negara lainnya, Anda juga harus memahami bisnis online shop alias olshop yang juga tak kalah menguntungkan. Sama seperti jastip, olshop juga relatif mudah dilakukan siapapun dengan modal yang relatif kecil pula.

Seperti Apa Seluk-Beluk Bisnis Olshop Yang Menguntungkan?

Dari sekian market place di Indonesia, saat ini sangat mencolok persaingan antara Tokopedia vs Shopee. Seperti apa adu kekuatannya?
Usahakan untuk membuka lapak juga di Shopee dan Tokopedia serta marketplace lainnya yang memiliki reputasi baik dan nama besar.

Sebelum kehadiran bisnis jastip USA, Korea, Jepang, China, Thailand dan lainnya, olshop adalah cara seseorang untuk memperoleh barang dari tempat/negara lain secara mudah. Tak perlu keluar rumah, Anda tinggal melihat akun olshop langganan, bertanya lewat media sosial/pesan online dan kemudian barang dikirim ke rumah.

Baca Juga: e-Commerce Makin Marak, Peluang Usaha Makin Banyak

Dan jika dibandingkan jasa titip vs online shop, olshop memiliki cukup banyak keuntungan yang membuatnya mampu menghasilkan pendapatan menggiurkan. Seperti apa? Simak ulasannya:

  1. Modal Minim

Jika seseorang ingin membuka toko baju, sepatu bahkan restoran, tentu harus mengeluarkan modal untuk sewa hingga beli tempat. Namun saat membuka bisnis olshop baju misalnya, Anda tak perlu sewa tempat karena bisa dilakukan di rumah saja bermodalkan HP dan akses internet. Anda tinggal membeli barang yang hendak dijual lalu dipotret satu-persatu dan diunggah di media sosial.

Bahkan jika Anda benar-benar tak ada modal, bisnis olshop tanpa modal bisa Anda lakukan melakui konsep dropship. Maksud dropship adalah Anda menjualkan barang dari produsen dengan sedikit kenaikan harga. Lalu saat ada konsumen yang tertarik, Anda tinggal menghubungi produsen untuk melakukan pembayaran dan produsen/distributor yang mengirimkan barang ke konsumen.

  1. Target Pasar Lebih Luas

Pengguna internet terutama mereka yang punya media sosial sangatlah tinggi bahkan meningkat setiap tahun. Hal ini adalah peluang yang menggiurkan karena bisa saja Anda fokus menjalankan bisnis olshop Korea, pembelinya akan hadir dari Sabang sampai Merauke, mengingat penggemar Hallyu sangat besar.

  1. Promo Mudah

Kalau membuka toko konvensional, Anda tentu harus repot memasang banner hingga menyebar brosur. Tapi tidak dengan olshop, Anda tinggal melakukan posting berulang kali saja dan membiarkan jaringan internet mengenalkan produk yang Anda jual ke banyak orang. Bahkan jika Anda menawarkan promo olshop gratis ongkir, jelas konsumen makin meningkat.

  1. Produk Beragam

Jika toko offline, Anda harus bisa menjual produk dulu sebelum akhirnya bisa memajang produk baru. Dan jika tak ada yang membeli, tentu bisa khawatir produk kadaluarsa. Namun tidak dengan olshop, karena produk yang Anda jual bisa sangat beragam dan tak akan membuat ruangan penuh. Menggunakan sistem Pre-Order, Anda bisa meminta konsumen membayar terlebih dulu.

Hanya saja jika ingin menjadi pemilik bisnis olshop terlaris, Anda harus bisa menjaga kepercayaan konsumen. Tingginya persaingan di kalangan olshop, membuat hanya mereka yang benar-benar profesional dan bertanggung jawab bakal dipilih.

Baca Juga: Tips Aman Belanja Online

Bagaimana? Sudah sangat cukup jelas bukan mengenai perbandingan jasa titip vs online shop? Anda pun sudah mengetahui keunggulan masing-masing. Pilihlah jenis bisnis online yang paling menguntungkan dan tidak membebani Anda. Karena pada hakikatnya, bisnis yang menyenangkan dijalankan dengan penuh semangat dan bahagia. Jadi, semangat untuk memulai bisnis sendiri!

5 thoughts on “Bingung Antara Usaha Jasa Titip Atau Online shop?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *