Investasi Jangka Panjang Untuk Persiapan Dana Pensiun di Hari Tua

Bagi Pegawai Negeri/ASN, mungkin pensiun sudah menjadi hal yang dapat dipastikan meskipun jumlahnya sangat kecil dibandingkan dengan ketika mengabdi. Namun, untuk pegawai swasta, kebanyakan masih bingung memikirkan hari tuanya. Sebagian ASN juga demikian. Dengan alasan ini, tak ada salahnya mulai memupuk investasi sejak dini sebagai tabungan di hari tua.

Untuk investasi jangka panjang, tak perlu muluk-muluk. Cukup sisihkan sebagian penghasilan untuk memulai investasi sedikit demi sedikit namun rutin dan disiplin. Jumlah yang disisihkan tergantung seberapa besar penghasilan dan pengeluaran bulanan anda. Penghasilan naik, tabungan yang disisihkan juga harus naik. Usahakan untuk menyisihkan minimal 10 hingga 20 persen dari penghasilan bulanan.

Investasi jangka panjang juga memiliki resiko. Untuk itu, diversifikasiresiko juga diperlukan untuk mengurangi kemungkinan kerugian dari hal-hal yang tidak diinginkan. Baca Juga: Diversifikasi Resiko. Investasi jangka panjang banyak macamnya, berikut ini adalah beberapa yang paling banyak direkomendasikan.

1. Reksadana Saham/Campuran atau Tabungan Saham

Reksadana merupakan instrumen investasi yang cukup digemari. Kenapa reksadana saham? Reksadana saham memang memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan jenis reksadana lainnya. Namun, reksadana saham adalah yang paling cocok untuk jangka panjang. Jika anda masih ragu-ragu, reksadana campuran adalah pilihan yang paling tepat. Baca Juga: Mengenal Reksadana dan Jenis-Jenisnya.

Jika hanya untuk investasi jangka panjang, terjun sendiri ke pasar modal akan lebih menguntungkan karena tidak perlu ada fee pada manajer investasi. Usahakan untuk memilih saham yang stabil seperti saham-saham bluechip atau saham lainnya yang memiliki reputasi dan kinerja baik. Baca Juga: Menabung Saham

2. Dana Asuransi

Asuransi masih cukup kontroversial untuk urusan investasi. Hal ini tak terhindar dari beberapa kasus gagal bayarnya beberapa perusahaan asuransi yang menyebabkan konsumen merugi. Selain itu, kebanyakan masyarakat masih cukup skeptif terhadap layanan dan kemudahan atas klaim dana asuransi. Jika anda tertarik dengan asuransi, pilihlah perusahaan asuransi yang bonafit dan mampu menjaga nama besarnya.

3. Tabungan Emas

Bagi kami, sebenarnya emas bukan instrumen investasi. Kenapa kami sarankan? Emas adalah instrumen pengaman untuk mempertahankan nilai uang/aset. Jadi emas dapat digunakan untuk berjaga-jaga apabila laju inflasi tak terkendali atau ekonomi nasional sedang lesu. Baca Juga: Menabung Emas

4. Investasi di Bidang Property

Investasi di bidang property cukup potensial untuk jangka panjang, mengingat harga property semakin hari kian melangit. Investasi property memang bukanlah hal yang mudah dan murah. Namun, hal ini tidak mustahil untuk dilakukan dan cenderung mudah jika anda disiplin. Property masih dapat dijangkau jika dicicil dengan jangka waktu yang panjang. Jika anda menghindari riba, cara lainnya bisa dengan mencairkan dana asuransi atau tabungan emas anda untuk membeli property secara cash.

5. Usaha Lain yang Tidak Mengganggu Pekerjaan

Usaha lain yang dimaksud adalah usaha sampingan yang dijalankan oleh orang lain dan tidak berhubungan dengan pekerjaan utama anda. Jadi anda hanya berlaku sebagai supervisor, bukan sebagai operator. Memang, usaha bukan hal yang mudah dan mungkin membutuhkan pengalaman. Namun, jika tidak dimulai dari sekarang, mau kapan lagi?

6. Pendapatan Pasif Lainnya

Pendapatan pasif yang cukup banyak dijalankan adalah dengan membuat sebuah blog atau channel Youtube. Jika anda memiliki cukup waktu disela-sela rutinitas anda, cobalah menulis blog membuat video yang kemudian di upload di Youtube. Di awal proses ini, mungkin anda tidak mendapat apa-apa selain mengorbankan waktu dan pikiran. Namun, untuk jangka panjang, blog atau channel Youtube anda dapat menjadi aset penghasil pendapatan tetap yang dapat diandalkan. Baca Juga: Penghasilan Pasif dari Google Adsense


Itulah instrumen-instrumen investasi jangka panjang yang bisa anda lakukan untuk menyiapkan dana pensiun di hari tua. Mulailah dari sekarang dan jangan ditunda-tunda. Pilihlah lebih dari satu instrumen investasi sebagai diversifikasi resiko untuk mengurangi kemungkinan merugi.

Instrumen yang disebutkan di atas hanya meliputi investasi jangka panjang untuk hari tua. Jangan lupa juga untuk menyisihkan sebagian untuk dana darurat. Asuransi kesehatan dan pendidikan cukup memberikan rasa aman asalkan klaim-nya mudah. Emas juga cukup likuid dan mudah diuangkan jika sewaktu-watu dibutuhkan. Namun, menyimpan emas dalam jangka pendek mungkin akan merugikan. Alternatifnya, reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap cukup baik dan likuid sebagai dana darurat.

2 thoughts on “Investasi Jangka Panjang Untuk Persiapan Dana Pensiun di Hari Tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *