Ambil Peluang Usaha di Awal Bulan Puasa

Bulan Ramadhan di depan mata, sebulan kemudian datanglah Lebaran. Apa saja yang anda pikirkan tentang bulan puasa tahun ini? Sebagian orang mempersiapkan mental dan fisik untuk menyambut bulan Ramadhan, sebagian lainnya sudah mempersiapkan run-down acara mudik Lebaran. Bahkan ada juga yang sudah itung-itungan THR yang hilalnya belum nampak. Apakah hanya berpikir konsumtif? Tentu tidak.

Bulan puasa juga membuka peluang usaha. Mulai dari pakaian Lebaran, kuliner buka puasa, hingga otomotif untuk mudik pun sudah mulai ramai. Nah bagaimana dengan anda? apakah akan berpikir produktif untuk mendapatkan tambahan uang mudik?

Menjelang bulan Ramadhan, aktivitas di Tanah Abang, Thamrin City, hingga penjual pakaian online sudah semakin aktif dan ramai jika anda memiliki usaha di usaha di bidang ini, amankan stok dagangan anda. Semakin dekat lebaran, semakin banyak permintaan baju baru. Persiapkan semuanya jangan sampai permintaan besar terlewat sia-sia karena tidak ada barang dagangan yang tersedia di gudang anda.

Begitu juga dengan usaha kuliner. Selama bulan puasa, warung dan restorang penuh sesak dengan konsumen yang berdatangan sembari menunggu adzan maghrib. Persiapkan kesehatan anda untuk melayani konsumen dan jagalah kualitas serta kebersihan makanan anda. Optimalkan ruang yang tersedia untuk memaksimalkan jumlah konsumen dalam satu waktu. Jangan sampai konsumen pindah ke lain hati karena tak ada meja kosong yang tersedia.

Bidang otomotif juga tak kalah ramai, khususnya mobil, baik mobil baru maupun bekas. Harga mobil bekas mulai berangsur naik. Meskipun begitu, jika anda memiliki sebuah showroom mobil bekas, jagalah image showroom anda. Jangan sampai menaikkan harga diluar nalar. Daripada anda mendapat laba 15 juta per unit tapi hanya terjual 1 mobil, bukankah lebih baik mendapat laba 5 juta per unit tapi terjual 10 unit.

Namun, bagi anda yang baru akan memulai usaha, siapkan segala sesuatunya sebelum memulai. Modal memang perlu, tapi tenaga, waktu, pikiran, dan komitmen jauh lebih penting. Urusan modal, dapat didapat dengan berbagai sumber, misalnya:

  1. Dana dari Tabungan Pribadi. Dana yang menganggur di rekening anda mungkin lebih baik diputar untuk mengasilkan pendapatan tambahan daripada mengendap dan tidak terpakai. Sumber dana dari tabungan pribadi memang yang paling mudah karena anda perlu terlalu banyak berpikir tentang bunga dan cicilan yang harus dibayar setiap bulannya.
  2. Menjual Aset yang Tidak Digunakan. Jika anda memiliki sebuah aset yang tidak digunakan atau tidak memberi manfaat kepada anda, anda bisa menjualnya yang kemudian hasil penjualannya dapat diputar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Jika anda menjual mobil, harga mobil bekas saat ini sedang naik karena semakin dekatnya musim mudik. Barang lainnya juga bisa, misalkan emas atau barang bergerak lainnya. Namun, hindari menjual rumah/tanah apalagi jika satu-satunya, kecuali anda benar-benar memiliki perhitungan dan prospek yang baik di bidang usaha anda.
  3. Dana Pinjaman. Hindari yang satu ini jika anda bukan berjiwa pengusaha. Akan ada konsekuensi berupa cicilan dan bunga yang harus dibayar setiap bulannya yang akan membebani pikiran anda. Dana pinjaman akan sangat berguna jika anda memiliki mental pengusaha dan percaya diri akan perhitungan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *