Data 50 Juta Pengguna Facebook Bocor

Perusahaan yang menjalankan pengolahan data untuk kampanye Donald Trump pada Pilpres Amerika Serikat tahun 2016, Cambridge Analytica, mengambil sebanyak 50 juta data pengguna Facebook tanpa izin. Belum diketahui secara pasti bagaimana hal ini bisa terjadi Namun, dikabarkan pengumpulan data ini berasal dari aplikasi survei dan kuis “thisisyourdigitallife” yang dibuat oleh Alexandr Kogan sejak tahun 2015.

Aplikasi “thisisyourdigitallife” sebenarnya hanya didownload sebanyak 270 ribu pengguna Facebook, namun aplikasi ini juga dapat mengakses data pribadi teman-teman yang terhubung dengan pengunduh. Pengunduh secara tak sadar memberikan akses data pribadinya beserta teman-temannya, total sebanya 50 juta pengguna.

Selain Cambrige Analytica, data pribadi 50 juta pengguna Facebook juga terdapat di Strategic Communications Laboratories yang merupakan perusahaan afiliasinya.

Akibat insiden ini, nilai saham Mark Zuckerbeg merosot senilai USD 4.9 miliar atau sekitar  67.5 triliun rupiah dalam waktu satu hari.

Selain Facebook, kejadian ini juga turut berimbas bagi saham-saham lain seperti Amazon. Nilai saham Amazon.com juga ikut merosot senilai USD 2.1 miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *